Agen Asuransi Yang Salah Menjawab Akan Menyesatkan Calon Nasabah

Agen Asuransi Yang Salah Menjawab Akan Menyesatkan Calon Nasabah – “Berapa lama bayar premi asuransi?” pertanyaan seperti ini umumnya sering ditanyakan oleh calon nasabah kepada agen asuransi. Sebenarnya calon nasabah mengharapkan untuk pembayaran uang preminya jangan terlalu lama apalagi sampai seumur hidup. Dan kebanyakan agen asuransi juga akan bilang hanya 5 tahun atau 10 tahun.

Jawaban dari agen asuransi juga sepenuhnya tidak salah karena di dalam dunia asuransi ada namanya fasilitas Cuti Premi bagi Nasabah.

namun tahukah sahabat satuters, jawaban akan menjadi salah apabila agen asuransi tidak menjelaskan secara detail kepada calon nasabah, pada awal prospek mengenai peraturan-peraturan untuk berapa lama akan membayar premi atau cuti premi dan resikonya yang akan calon nasabah alami nantinya, misalnya saja :

  1. Untuk melakukan cuti premi tidak bisa dilakukan secara terus menerus. apalagi jika nasabah sering melakukan penarikan investasi.
  2. Premi asuransi setiap bulannya harus tetap dilakukan apabila ingin di cover oleh perusahaan asuransi
  3. Nasabah harus rutin untuk melihat saldo dari nilai investasi, apakah saldo tersebut masih mencukupi atau tidak.

ketika agen asuransi menjawab “seumur hidup” untuk sebuah pertanyaan dari “berapa lama harus membayar premi asuransi ?”. Pada umumnya ekspresi dari calon nasabah yang mendengarkannya akan menunjukkan raut wajah yang kurang tertarik bukan?

walaupun agen asuransi mengatakan “ pembayaran premi asuransi sebenarnya dilakukan seumur hidup atau selama calon nasabah ingin diproteksi”

Sekarang yang menjadi pertanyaannya kenapa calon nasabah kurang tertarik ya?

Jawabannya adalah karena banyak masyarakat awam yang selama ini terlanjur menerima informasi yang tidak benar dari agen asuransi. karena agen asuransi hanya ingin cepat closing  yang ciri-cirinya seperti di bawah ini :

  1. Pada saat berbicara lebih menonjolkan manfaat asuransi dibandingkan manfaat dari perlindungannya dengan mengatakan janji-janji manis apabila nasabah telah tercapai nilai investasinya.
  2. Berkata tidak benar atau bohong, saat menjawab pertanyaan dari sebuah data yang benar untuk menutupi kelemahan atau kekurangan produk asuransi tersebut.
  3. Asal berbicara tanpa mengetahui dan menguasai produk asuransi.
  4. Pasif, agen asuransi tidak memberikan penjelasan secara detail mengenai ketentuan-ketentuan yang seharusnya wajib diketahui calon nasabah. (hal ini agar agen asuransi menghindari timbulnya banyak pertanyaan dan mengharapkan calon nasabah cepat menandatangani).
  5. Berbicara serba gampang, apabila ada calon nasabah yang mengajukan pertanyaan yang kritis maka agen asuransi menjawabnya dengan begitu sepele yang terkesan selalu menjawab “gampang”
  6. Fitnah, agen asuransi suka menjelek-jelekkan perusahaan asuransi lainnya secara langsung tanpa ada bukti yang benar.

Untuk informasi lebih lanjut tentang asuransi atau menjadi mitra bisnis Allianz sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110.

Related Post

MAY 8, 2018

Berniat Menutup Polis...

Berniat Menutup Polis Asuransi? Sebaiknya Perhatikan Hal Ini Dulu – Sahabat...

0

MAY 8, 2018

Cara Jitu Agar Pria Lajang,...

Cara Jitu Agar Pria Lajang, Pandai Mengatur Uang Pribadi – Apakah sahabat satuters...

0

MAY 7, 2018

Allianz, Bisnis Yang Terbuka...

Allianz Bisnis Yang Terbuka Untuk Semua Kalangan – Ketika sahabat satuters bertemu...

0

MAY 7, 2018

Orang Zaman Now, Wajib...

Orang Zaman Now, Wajib Hindari Kesalahan Dalam Mengatur Keuangan – Namun sahabat...

0

MAY 6, 2018

Agen Asuransi Yang Sukses...

Agen Asuransi Yang Sukses Wajib Memiliki Pola Pikir Seperti Ini – Bagian 1 –...

0

MAY 6, 2018

Tips Cerdas Mengatur Keuangan...

Tips Cerdas Mengatur Keuangan Setelah Bayi Lahir – Setiap pasangan yang menjalankan...

0