Share this post

Anemia Aplastik, Kenali Ciri-ciri dan Penyebabnya Sejak Dini – Anemia Plastik adalah suatu kelainan pada darah dimana sumsum tulang belakang tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah alias berhenti sehingga tubuh mengalami kekurangan darah (pansitopenia). Sel darah yang berhenti tidak hanya darah merah saja namun sel darah putih dan platelet juga ikut terhenti. Ketika seseorang menderita anemia aplastik, maka sumsum tulang belakang tidak dapat membentuk sel darah sehingga mengakibatkan resiko yang sangat tinggi terkena infeksi, pendarahan yang tidak dapat dikontrol serta masalah jantung yang sangat serius.

Gejala Anemia aplastik

Anemia aplastik dapat dikenali dengan tanda-tanda sebagai berikut :

  1. Kulit terlihat pucat
  2. Sesak nafas
  3. Nyeri pada bagian dada
  4. Munculnya memar dan lebam dipermukaan kulit
  5. Mimisan atau gusi berdarah
  6. Pusing atau sakit kepala
  7. Luka yang mengalami pendarahan yang berkepanjangan
  8. Badan terasa lemah dan sering mengantuk
  9. Adanya ruam pada kulit
  10. Denyut jantung yang tidak stabil kadang cepat dan tidak teratur

Anemia aplastik ini dapat berkembang secara perlahan selama seminggu atau bulan dan mungkin bisa saja dengan tiba-tiba.

Penyebab Anemia Aplastik

Ada beberapa faktor yang menyebabkan anemia aplastik sebagai berikut :

  1. Akibat dari paparan radiasi infra merah, sinar X, Ct. Scan dan kemoterapi kanker yang tanpa sengaja mengenai sumsum tulang belakang secara berlebihan
  2. Tubuh terlalu sering terkontaminasi dalam jangka waktu yang panjang karena penggunaan obat artristis rheumatoid dan jenis antibiotic tertentu.
  3. Menderita kelainan penyakit autoimun akut dan kehamilan yang menyebabkan sel-sel darah pada sumsum tulang belakang menjadi terkuras.
  4. Menderita penyakit leukuimia yang telah masuk stadium 3 dan 4 yang mengakibatkan berkurangnya jumlah dan kualitas sel darah merah serta melemahkan jaringan sumsum tulang belakang.
  1. Paparan terhadap bahan kimia toksik, misalnya benzene (kandungan ini biasanya ada pada bensin) dan pembunuh serangga.
  2. Infeksi virus seperti hepatitis, HIV, aids, Epstein dan cytomegalovirus yang dapat menyerang sumsum tulang belakang.

Asuransi Penyakit Kritis – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Anemia Aplastik.

Anemia Aplastik

“Gagal berfungsinya sumsum tulang yang kronis dan persisten yang mengakibatkan anemia, neutropenia dan thrombositopenia yang memerlukan sedikitnya salah satu perawatan di bawah ini :

1. Transfusi darah

2. Obat penstimulasi sumsum tulang

3. Obat immunosupresif

4. Transplantasi sumsum tulang

Diagnosa harus ditegakkan oleh dokter ahli darah (Haematologist)”

Klik disini untuk melihat list 49 Jenis Penyakit Kritis Allianz

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110 (Gratis)

 

Related Post

DECEMBER 7, 2018

Bulbar Palsy Progresif,...

Bulbar Palsy Progresif, Penyakit Genetik dan Langka – Bulbar Palsy Progresif...

0

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 6, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0

DECEMBER 3, 2018

88 Kondisi Penyakit Kritis...

88 Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver –  Asuransi tambahan...

0

DECEMBER 1, 2018

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang...

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang Tidak Hanya Mengharumkan Ruangan – Apakah sahabat...

0

DECEMBER 1, 2018

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik...

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik Bagi Tubuh Manusia – Apakah sahabat satuters...

0

Leave a Comments