Share this post

Bisu, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Penanganannya? – Sahabat satuters pernahkah berinteraksi dengan orang bisu? Jika pernah pasti akan merasa sangat sulit untuk mengikuti alur pembicaraanya bila tidak terbiasa bukan? Lalu apa yang menyebabkan seseorang  menjadi bisu?

Bisu adalah ketidakmampuan seseorang untuk berbicara. Hal ini disebabkan oleh kurangnya atau tidak berfungsinya alat-alat untuk berbicara, seperti rongga mulut, lidah, langit-langit hingga pita suara dan sebagainya.

Masalah utama seseorang menjadi bisu adalah mengalami kehilangan atau terganggunya fungsi pendengaran (tunarungu) atau fungsi bicara (tunawicara) yang disebabkan oleh bawaan sejak lahir, kecelakaan maupun penyakit.

Ciri-ciri bisu antara lain :

  1. Lidah cadel
  2. Suara sengau
  3. Banyak melakukan gerakan tubuh
  4. Berbicara keras namun tidak jelas apa yang dibicarakan
  5. Bibir sumbing
  6. Sering melihat gerakan tubuh dan gerakan bibir orag lain

Penyebab bisu antara lain :

  1. Hipertensi
  2. Faktor genetik atau turunan dari orang tua
  3. Keracunanan makanan
  4. Tetanus Neonatorm (pernyakit yang menyerangg bayi saat baru lahir dan biasanya disebabkan oleh pertolongan persalinan yang tidak memadai)
  5. Difteri (penyakit infeksi akut pada saluran pernafasan bagian atas)

Jika seseorang mengalami masalah pendengaran, maka ia akan mengalami hambatan pula dalam memahami, meniru dan menggunakan bahasa. Salah satu penyebab gangguan pendengaran seseorang adalah karena adanya infeksi di dalam telinga. Penderita dengan gangguan pendengaran biasanya dirinya tidak akan merasakan atau memberikan respon terhadap bunyi-bunyian yang ada di sekitarnya. Gangguan pendengaran inilah bisa menyebabkan seseorang mengalami hambatan dalam memahami, meniru dan menggunakan bahasa.

Asuransi Penyakit Kritis – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara).

Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)

“Tidak dapat disembuhkan dan kehilangan total kemampuan berbicara sebagai akibat dari kecelakaan atau penyakit pada pita suara. Ketidakmampuan berbicara ini harus berlangsung secara terus menerus selama kurun waktu 12 (dua belas) bulan. Diagnosa penyakit ini harus didukung oleh bukti-bukti pendukung dari dokter spesialis Telinga, hidung dan Tenggorokan (THT).

Semua penyakit kejiwaan dan mental dikecualikan dari penyakit ini.”

Klik disini untuk melihat list 49 Jenis Penyakit Kritis Allianz

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110 (Gratis)

Related Post

DECEMBER 7, 2018

Bulbar Palsy Progresif,...

Bulbar Palsy Progresif, Penyakit Genetik dan Langka – Bulbar Palsy Progresif...

0

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 6, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0

DECEMBER 3, 2018

88 Kondisi Penyakit Kritis...

88 Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver –  Asuransi tambahan...

0

DECEMBER 1, 2018

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang...

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang Tidak Hanya Mengharumkan Ruangan – Apakah sahabat...

0

DECEMBER 1, 2018

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik...

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik Bagi Tubuh Manusia – Apakah sahabat satuters...

0

Leave a Comments