Share this post

Apakah Dengan Mengandalkan BPJS sudah Cukup Perlindungan? – Sejak 1 januari 2014, pemerintah telah meluncurkan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sesuai dengan undang-undang No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Nah, terdapat 5 point yang harus dijamin oleh Negara Indonesia salah satunya adalah kesehatan. Dalam keputusan tersebut lembaga yang ditunjuk dan bertanggung jawab untuk mengelola Jaminan kesehatan (Jamkes) adalah PT. Askes (Persero), dan saat ini telah berubah nama menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.

Sistem program BPJS ini sama halnya seperti asuransi. Sahabat satuters di wajibkan membayar iuaran kepesertaan atau dalam asuransi disebut dengan premi, namun dengan biaya yang sangat terjangkau. Biaya iurannya tergantung dari jenis kepersertaan mana yang diikuti, mulai dari Rp. 19 – 60 ribu.

Harga ini jelas lebih murah dibandingkan dengan premi asuransi. Namun, BPJS memerlukan rujukan fasilitas kesehatan tingkat pertama lebih dulu. Yang artinya asuransi yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi bisa langsung di rawat di rumah sakit, nah sementara BPJS harus mendapatkan layanan kesehatan dari puskemsas dulu lalu kemudian dirujuk dirumah sakit yang lebih besar.

Apakah BPJS Dapat Memenuhi Kebutuhan Perlindungan Kesehatan?

BPJS pada dasarnya dibuat dengan tujuan untuk memberikan perlindungan atau proteksi yang menyeluruh terhadap semua warga negara Indonesia dari berbagai resiko penyakit serta kematian. Namun banyak yang menganggap bahwa program ini hanya memberikan layanan dasar saja.

Layanan kesehatan ini sangat terjangkau dan cukup menggembirakan pula. Namun pernahkan sahabat satuters terbesit tanya didalam hati, sudah cukupkan hanya mengandalkan BPJS kesehatan? Apakah tidak sebaiknya jika sahabat satuters berjaga-jaga dengan memberikan tambahan proteksi melalui asuransi kesehatan swasta? Memang iuran untuk BPJS sangat murah dan bisa di andalkan. Karena pemerintah cukup berkomitmen tinggi dengan layanan kesehatan ini. Misalnya saja, jika ada pasien yang terkena kanker, bisa langsung mendapatkan kemo gratis, atau yang diharuskan cuci darah pun biayanya dapat dikover.

Namun jika sahabat satuters ingin mendapatan layanan ekstra serta memiliki uang lebih, maka sebaiknya harus memiliki asuransi kesehatan dari perusahaan swasta dengan catatan tidak menggaggu finansial rumah tangga. Jika sahabat satuters sudah memiiki BPJS, maka untuk asuransi tambahannya pilih saja yang sesuai dengan kebutuhan. (Baca juga : Pilih Mana, Asuransi Kesehatan Swasta atau Pemerintah (BPJS)?

Misalnya saja, ambil asuransi untuk proteksi penyakit kritis, atau tambahan lainnya. Dengan demikian, uang tambahan yang harus sahabat satuters keluarkan untuk asuransi tidak terlalu besar.

Lindungilah diri anda dan keluarga dengan asuransi dari Allianz yang terpercaya. Mari beranikan diri melangkah dengan Agen Allianz Jakarta dan Agen Allianz di Kota Anda bersama kami. Klik juga Menjadi Agen Allianz bila ingin bergabung menjadi Mitra Bisnis Allianz atau Hubungi Call Center Allianz | HP/WA : 0812 1218 8110.

Related Post

DECEMBER 7, 2018

Bulbar Palsy Progresif,...

Bulbar Palsy Progresif, Penyakit Genetik dan Langka – Bulbar Palsy Progresif...

0

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 6, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0

DECEMBER 3, 2018

88 Kondisi Penyakit Kritis...

88 Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver –  Asuransi tambahan...

0

DECEMBER 1, 2018

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang...

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang Tidak Hanya Mengharumkan Ruangan – Apakah sahabat...

0

DECEMBER 1, 2018

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik...

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik Bagi Tubuh Manusia – Apakah sahabat satuters...

0

Leave a Comments