Share this post

Gangguan Keseimbangan Tubuh Akibat Supranuclear Palsy Progresif – Supranuclear Palsy Progresif disebut adalah kelainan otak yang menyebabkan kesulitan berjalan serta mengganggu keseimbangan tubuh dan gerakan mata. Gangguan ini terjadi akibat penurunan sel di area otak yang mengontrol gerakan tubuh dan pikiran.

Supranuclear Palsy Progresif akan bertambah buruk seiring dengan waktu, dan bisa berlanjut menjadi komplikasi yang mengancam nyawa, seperti pneumonia dan kesulitan menelan.

Ciri-ciri dan gejala progressive supranuclear palsy termasuk:

  • Kehilangan keseimbangan saat berjalan. Di awal munculnya penyakit, penderita mungkin sering jatuh ke belakang.
  • Ketidakmampuan untuk mengarahkan pandangan mata dengan baik. Anda mungkin akan mengalami kesulitan melihat ke bawah, atau mengalami penglihatan kabur atau penglihatan ganda. Gangguan ini membuat banyak penderitanya sering menumpahkan makanan, atau terlihat tidak fokus saat diajak bicara karena kesulitan melakukan kontak mata.

Gejala lain dari progressive supranuclear palsy berbeda-beda dan bisa mirip dengan penyakit Parkinson maupun dementia. Gejala ini akan bertambah parah seiring memburuknya penyakit, termasuk:

  • Gerakan tubuh yang kaku
  • Sering jatuh
  • Gangguan bicara dan kesulitan menelan
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Gangguan tidur
  • Kehilangan minat terhadap hal-hal yang biasanya ia sukai
  • Perilaku impulsif, termasuk tertawa atau menangis tanpa alasan yang jelas
  • Kesulitan dengan daya ingat, berpikir jernih, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan
  • Depresi dan kecemasan
  • Ekspresi wajah seperti takut atau kaget, karena otot wajah kaku

Apa penyebab Supranuclear Palsy Progresif?

Hingga saat ini penyebab dari Supranuclear Palsy Progresif belum dapat diketahui. Namun, peneliti menemukan bahwa pada penderita progressive supranuclear palsy, sel otak yang menurun kinerjanya memiliki jumlah protein tau yang abnormal. Penumpukan protein tau juga terjadi pada penyakit degeneratif lain, misalnya Alzheimer.

Asuransi Penyakit Kritis Flexi CI – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Supranuclear Palsy Progresif.

Supranuclear Palsy Progresif Tahap Awal

“Supranuclear Palsy Progresif yang menyebabkan secara independen terlepas dari penyebab-penyebab lain, dan secara langsung menyebabkan adanya kekurangan kendali pada gaya berjalan dan keseimbangan, dan ketidakmampuan permanen untuk melakukanI (dengan atau tanpa bantuan) setidaknya 2 (dua) dari 6 (enam) Aktivitas Hidup sehari-hari. Diagnosis progresif harus ditegakkan oleh dokter spesialis saraf dan menunjukkan defisit neurologis setidaknya selaman 6 (enam) bulan berturut-turut.

Hanya tertanggung yang berusia di atas 5 (lima) tahun pada diagnosis pertamanya yang berhak mendapatkan manfaat atas penyakit ini.”

Klik disini untuk melihat list Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver Allianz.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110.

Related Post

AUGUST 22, 2019

Maksimalkan Perjalananmu...

Maksimalkan Perjalananmu Dengan Asuransi Perjalanan Dari Allianz – Masih banyak...

0

AUGUST 21, 2019

Ada Banyak Rencana Liburan...

Ada Banyak Rencana Liburan Dalam Setahun? Coba Tips Ini – Seberapa sering kamu...

0

AUGUST 20, 2019

Usia Muda Tidak Menjamin...

Usia Muda Tidak Menjamin Bebas Dari Ancaman Penyakit Kritis – Tingkat kematian di...

0

AUGUST 19, 2019

Allianz Indonesia Raih 5...

Allianz Indonesia Raih 5 Penghargaan Bergengsi di Tahun 2019 – PT Allianz Indonesia...

0

AUGUST 18, 2019

Melihat Manfaat Lebih Dari...

Melihat Manfaat Lebih Dari Tambahan Asuransi Allianz – Dalam menentukan asuransi,...

0

AUGUST 17, 2019

Bianto Surodjo, Allianz...

Bianto Surodjo, Allianz Indonesia Umumkan Anggota Direksi Baru – Allianz...

0