Share this post

Kesalahpahaman Umum Asuransi Jiwa Di Indonesia – Bagi sebagian masyarakat memandang asuransi sebagai alat untuk menghemat pajak sehingga menjadikan mereka kurang memperhatikan tentang apakah cakupan manfaat yang dimilikinya sudah mencukupi atau belum.

Maka dari itu sahabat satuters perlu memiliki pengetahuan yang baik tentang suatu produk asuransi terutama asuransi jiwa sebelum memutuskan untuk membelinya. Berikut ini ada beberapa kesalahpahaman serta anggapan yang salah yang biasanya sering terjadi pada asuransi jiwa, berikut ulasannya :

1. Hanya Kepala Keluarga Saja Yang Membutuhkan Asuransi

Banyak yang menganggap bahwa hanya yang mencari nafkah saja yang membutuhkann asuransi, padahal asuransi jiwa wajib dimiliki oleh setiap anggota keluarga juga. Karena profil pekerjaan mungkin mengubah kebutuhan asuransi tapi tidak mungkin bisa menghilangkannya.

2. Asuransi Jiwa Bermanfaat Apabila Pemegang Polis Meninggal

Salah satu manfaat polis asuransi adalah dapat memberikan manfaat bagi sahabat satuters dan keluarga. Serta tujuan utama dari memiliki asuransi adalah untuk memberikan perlindungan bagi si pemegang polis atau pencari nafkah apabila suatu hari nanti meninggal dunia, walaupun hal ini bukanlah satu-satunya tujuan. Dan manfaat lainnya adalah untuk melindungi financial keluarga anda dari hal yang tidak diinginkan.

3. Hanya Untuk Yang Sudah Menikah Saja

Belum menikah bukan berarti tidak memerlukan asuransi, anggapan tersebut adalah salah. Justru jika memiliki asuransi di usia yang masih muda adalah suatu tindakan yang sangat bagus. Karena mereka tidak ingin merepotkan anggota keluarga yang lainnya dengan keadaaan yang sedang dialaminya di kemudian hari.

4. Asuransi Jiwa Lebih Penting Daripada Asuransi Kesehatan

Kesehatan seseorang tidak dapat diprediksi, tidak selamanya dalam keadaan sehat saja dan biaya kesehatan juga kian waktu semakin bertambah yang akan membuat seseorang terbebani oleh biaya tersebut. Jadi memiliki asuransi kesehatan sama pentingnya dengan memiliki polis asuransi jiwa.

Asuransi kesehatan, cacat dan penyakit kritis memberikan perlindungan keuangan dan mengurangi kerugian finansial sahabat satuters jika suatu saat tidak dapat bekerja lagi karena sakit.

5. Asuransi Sebagai Penghemat Pajak

Tujuan utama dari asuransi adalah untuk melindungi sahabat satuters serta keluarga untuk membangun perlindungan financial agar tidak terjadi apa-apa dikemudian hari. Penghematan pajak hanya berupa keuntungan tambahan dari polis asuransi.

Related Post

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 6, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0

DECEMBER 3, 2018

88 Kondisi Penyakit Kritis...

88 Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver –  Asuransi tambahan...

0

DECEMBER 1, 2018

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang...

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang Tidak Hanya Mengharumkan Ruangan – Apakah sahabat...

0

DECEMBER 1, 2018

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik...

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik Bagi Tubuh Manusia – Apakah sahabat satuters...

0

NOVEMBER 30, 2018

Jenis Makanan Ini Ternyata...

Jenis Makanan Ini Ternyata Tidak Boleh Disimpan Di Lemari Es Lho – Apakah sahabat...

0

Leave a Comments