Share this post

Koma Selama 48 Jam? Inilah Gejala dan Penyebabnya – Koma adalah suatu kondisi darurat dimana seseorang mengalami hilang sadar yang sangat rendah dalam jangka waktu tertentu. Kesadaran ini di sebabkan oleh menurunnya aktivitas di dalam otak yang dipicu oleh beberapa kondisi sepetri cedera otak parah, keracunan alkohol, atau infeksi otak.

Seseorang yang mengalami koma tidak akan menyadari keadaan disekitar nya serta tidak dapat merespon suara, gerakan spontan, dan tidak ada respon terhadap nyeri. Sebagian besar pasien akan dapat bernapas seperti biasa, namun ada beberapa kasus membutuhkan alat bantu pernapasan.

Pada kondisi seperti ini, fungsi otak menjadi terganggu. Otak tidak mempu membuang sisa cairan dan zat beracun keluar dari tubuh. Akibatnya, cairan tersebut akan menggenang di otak. Inilah yang menyebabkan seseorang mengalami kehilangan kesadaran dan koma, tetapi masih hidup.

Gejala Koma

Gejala dan tanda-tanda koma biasanya meliputi :

  1. Mata tertutup
  2. Refleks batang otak tertekan, seperti pupil yang tidak merespon cahaya
  3. Tidak ada tanggapan dari anggota badan, kecuali untuk gerakan refleks
  4. Tidak ada respon terhadap rangsangan yang menyakitkan, kecuali untuk gerakan refleks
  5. Napas tidak teratur

Penyebab Koma

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami koma, yaitu :

  1. Stroke
  2. Kejang
  3. Diabetes
  4. Tumor pada otak
  5. Cedera otak traumatis
  6. Kegagalan organ hati (koma hepatikum)
  7. Kekurangan oksigen
  8. Infeksi pada otak, misalnya meningitis da ensefalitis
  9. Keracunan, misalnya akibat karbon dioksida
  10. Obat-obatan atau overdosis alkohol

Early Critical Illness (Early Cl) – Dalam hal ini Allianz memberikan manfaat dari Pertanggungan tambahan CI 100 dan memberikan pertanggungan 100 penyakit kritis, yaitu :

Koma selama 48 jam

Koma harus berlangsung paling sedikit selama 48 jam dan diagnosis harus didukung oleh semua hal berikut :

  • tidak bereaksi terhadap rangsangan dari luar paling sedikit 48 jam,
  • digunakannya alat bantu kehidupan untuk mempertahankan kelangsungan hidup, dan
  • terdapat kerusakan otak yang menyebabkan defisit neurologik secara permanen.

 Koma yang secara langsung diakibatkan oleh penggunaan alkohol dan penyalahgunaan obat obatan, dan koma yang diinduksi secara medis dikecualikan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters.

HP/WA : 081212188110

Related Post

DECEMBER 7, 2018

Bulbar Palsy Progresif,...

Bulbar Palsy Progresif, Penyakit Genetik dan Langka – Bulbar Palsy Progresif...

0

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 6, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0

DECEMBER 3, 2018

88 Kondisi Penyakit Kritis...

88 Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver –  Asuransi tambahan...

0

DECEMBER 1, 2018

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang...

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang Tidak Hanya Mengharumkan Ruangan – Apakah sahabat...

0

DECEMBER 1, 2018

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik...

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik Bagi Tubuh Manusia – Apakah sahabat satuters...

0