Mana Yang Lebih Penting? Asuransi Kesehatan Atau Asuransi Sakit Kritis?

Mana Yang Lebih Penting? Asuransi Kesehatan Atau Asuransi Sakit Kritis? – Tahukah sahabat satuters hingga saat ini masih banyak orang yang belum memahami apa bedanya asuransi penyakit kesehatan dengan asuransi penyakit kritis. Sebenarnya keduanya sama pentingnya untuk dimiliki, yang membedakannya hanya pada “Cara kerjanya” saja.

Asuransi kesehatan Allianz ada 5 macam yaitu :

Walaupun keduanya berbeda namun tujuannya tetaplah sama yaitu sama-sama melindungi penghasilan dan aset tidak langsung terkena dampak akibat sakit yang dialami. Serta perbedaan cara tersebutlah yang mampu melengkapi satu sama lain.

Untuk lebih jelasnya, yuk mari kita bahas dalam contoh kasus pasien kanker berikut ini:

Tahap 1: Pada saat mandi, Ibu Nia merasakan benjolan yang sangat terasa di bagian lehernya. Lalu, Ibu Nia pun segera ke dokter untuk mengetahui apa yang sedang terjadi pada dirinya. Dokterpun memberikan diagnosa “ada sebuah gumpalan kecil di lehernya dan menyarankan Ibu Nia untuk segera melakukan tindakan biopsy yaitu dengan mengambil sampel jaringan atau sel untuk dianalisis di laboratorium, baik untuk mendiagnosis suatu penyakit atau untuk mengetahui jenis pengobatan atau terapi yang terbaik bagi pasien.

Tindakan biopsy tentunya akan memerlukan biaya untuk penanganannya, namun sahabat satuters tidak perlu merasa panik, sebab sahabat satuters telah memiliki asuransi kesehatan. Jadi semua biaya telah di cover baik itu dari asuransi kantor atau asuransi swasta atau BPJS. Dan apabila sahabat satuters tidak memiliki asuransi kesehatan dari manapun, maka tidak perlu khawatir juga, karena biaya di tahap ini tidak akan membuat bangkrut, masih dalam taraf yang orang kebanyakan mampu membayarnya kok.

Tahap 2: Saat menerima hasil pemeriksaan dari seorang dokter, ibu Nia menerima bukti bahwa dirinya sedang menderita kanker getah bening stadium 2, lalu dokter menyarankan untuk segera melakukan tindakan operasi agar tidak terjadi penyebaran secara meluas. Hal ini langssung membuat ibu Nia menjadi panik dan stress. Dan pihak keluarga merekomendasika ibu Nia untuk memeriksakan dirinya ke Malaysia atau Singapura, untuk memastikan kebenaran diagnosa dokter tersebut. Dengan segera Ibu Kesy pergi ke Malaysia untuk melakukan medical check-up lanjutan ke dokter lain dan memeriksakan diri di Rumah Sakit Malaysia.

Tahap ini sama dengan tahap sebelumnya karena memerlukan dana, namun disaat kondisi seperti ini sahabat satuters tidak perlu khawatir karena selama limit dari asuransi kesehatan masih mencukupi, maka seluruh biaya akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Tapi harus diperhatikan, apabila menggunakan BPJS maka yang ditanggung hanyalah pengobatan di dalam negeri saja.

Dan ada hal lain yang harus diperhatikan juga yaitu biaya transportasi dan akomodasi berobat di Malaysia itu harus menggunakan dana pribadi, yaitu dari dana darurat, dan apabila tidak mencukupi maka harus berhati-hati, karena apabila sahabat satuters hanya memiliki asuransi kesehatan saja, maka di tahap ini bisa saja aset yang dimiliki akan mulai terkena dampaknya.

Nah dalam keadaan seperti inilah ibu Nia dapat menggunakan manfaat asuransi penyakit kritis, yang apbila diklaim akan mencairkan sejumlah uang sesuai dengan yang tertera pada kontrak polis. Pada saat Ibu Nia telah terdiagnosa kanker getah bening, maka Ibu Nia dapat segera mengajukan klaim.

Hasil klaim yang berupa uang tunai yang besar itu dapat di gunakan untuk apapun yang dia perlukan. Dengan adanya dana besar ini, maka Ibu Nia akan dapat memiliki pilihan pengobatan yang lebih baik dan bahkan dirinya tidak perlu lagi pusing memikirkan mengenai penghasilannya yang hilang akibat Ibu Nia tidak bekerja selama proses pengobatan dan pemulihan. Hal inilah yang menjadi perbedaan mendasar antara asuransi kesehatan dengan asuransi penyakit kritis.

Tahap 3 : Ibu Nia akhirnya melakukan tindakan operasi di Rumah Sakit Malaysia. Di tahap ini, tentunya  memerlukan biaya yang sangat besar, namun jika sahabat sattuters memiliki limit yang cukup memadai di asuransi kesehatan, maka sahabat satuters tidak perlu merogoh kocek pribadi dan kalaupun melebihi limit, sahabat satuters tidak perlu khawatir karena sudah memiliki uang tunai yang cukup besar dari hasil klaim asuransi penyakit kritis. Dengan adanya proteksi ganda dari asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis, maka Ibu Nia dapat memiliki ketenangan hati dan pikiran dalam menjalankan proses pengobatan dan pemulihan.

Tahap 4 : Tiba saatnya ibu Nia menjalani proses operasi dengan lancaar dan dokter menyarankan untuk melakukan radioterapo setiap harinya selama kurang lebih dari 2 bulan, setelah itu kemudian akan diputuskan apakah kedepannya perlu melakukan kemoterapi atau tidak. Dan selama proses radioterapi ini, ibu Nia secara otomatis tidak dapat bekerja dengan maksmial, sehingga dirinya pasti mengalami gangguan finansial. Ibu Nia pun mulai membeli produk-produk kesehatan, mesin air alkali, untuk menunjang proses penyembuhannya. dan dirinya pun mulai mengganti makanannya dengan jenis organik, seperti sayur, beras dan ayam organic plus membeli minuman yang bernutrisi, semua total belanjanya sekitar 5 jutaan yang akan di konsumsi selama sebulan lebih.

Di tahap ini, sudah sangat jelas bahwa ibu Nia membutuhkan berbagai macam biaya. seperti biaya medis dan non medis. untuk biaya medis dapat dikeluarkan selama limit asuransi kesehatan masih tercukupi berarti masih tercover. Namun di tahap 4 ini biasanya asuransi kesehatan mulai mengalami penyusutan akibat menanggung biaya yang relatif besar ini. apalagi hanya memiliki asuransi kesehatan dengan limit yang sangat terbatas.

Lalu bagaimana dengan biaya non medis ya? seperti biaya transportasi, biaya membeli mesin air alkali, biaya rumah tangga, biaya belanja makanan organik, biaya nutrisi suplemen tambahan, semua ini sudah pasti tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan, benar bukan?

Jadi ditahap inilah asuransi penyakit kritis dapat membantu semuanya, karena sahabat satuters memperoleh uang cash dari klaim penyakit kritis tersebut. Dan proses penyembuhan penyakit kritis membutuhkan waktu yang sangat lama. Dan yang ditakuti adalah ketika kehilangan penghasilan, apalagi jika sahabat satuters adalah sang pencari nafkah.

Tahap 5 : Setelah ibu Nia menjalani proses radiologi dalam beberapa kali dan akhirnya dinyatakan sembuh. namun dirinya harus di wajibkan melakukan pemeriksaan rutin selama 3 bulan sekali.

Saat seperti ini, dana masih diperlukan, namun tidaklah begitu besar, dan ibu Nia juga harus merubah pola hidup sehat dan tentunya juga akan berdampak pada biaya pengeluaran keluarga.

Selesai.

Coba sahabat satuters bayangkan apakah yang akan terjadi bila ibu Nia :

  1. Melalakukan radioterap dan kemoterapi sekaligus yang harus di jalankannya? tentu memerlukan biaya yang cukup besar bukan?
  2. Atau Ibu Nia adalah seorang pekerja tunggal dalam keluarganya, sehingga apabila dirinya tidak bekerja maka tidak ada penghasilan.
  3. Atau Ibu Nia adalah seorang pengusaha, sehingga bisnis yang ia jalani menjadi terganggu karena dirinya tidak dapat menghandle secara rutin.
  4. Atau ibu Nia adalah seorang karyawan yang memberhentikan diri demi penyembuhan dirinya.
  5. Atau ibu Nia harus menerima kenyataan bahwa atasannya melakukan pemutusan hubungan kerja karena Ibu Nia harus melakukan proses penyembuhan yang memakan waktu lama dan dianggap tidak produktif dalam bekerja
  6. Atau ibu Nia tidak memiliki dana darurat yang cukup, bahkan aset yang ia miliki tidak cukup, bahkan tidak memiliki keluarga yang dapat membantu dalam biaya perobatan.

Apabila di dalam cerita tersebut ibu Nia tidak memilki asuransi penyakit kritis, maka otomatis akan terjadi guncangan ekonomi dan hal pertama yang akan dilakukan ibu Nia adalah menjual asetnya, walaupun itu sangat berat namun tetap harus dilakukannya hingga meminjam uang kepada orang lain, kalau itu mencukupi, kalau tidak bagaimana?

Cerita diatas sebenarnya sering kali kita dengar, mulai dari saudara, teman atau media infotaiment.

Dengan demikian terbukti benar fakta dari data WHO yang menyatakan bahwa 85% pasien kanker dan keluarga bangkrut akibat kurang siapnya menghadapi biaya pengobatan yang besar dan lama.

Setelah melihat cerita diatas, Menurut sahabat satuters mana yang lebih penting : asuransi kesehatan atau asuransi penyakit kritis?

Asuransi Sakit Kritis Allianz ada 3 macam yaitu :

  • Criticall Illness Accelerated (CIA) = adalah manfaat akan dibayarkan bila tertanggung pertama kali terdiagnosa menderita 1 dari 49 penyakit kritis(Critical Illness) sebelum tertanggung mencapai usia 85 tahun. Manfaat ini akan mengurangi manfaat meninggal dunia.
  • Criticall Illness Plus (CI+) = adalah manfaat akan dibayarkan bila tertanggung pertama kali terdiagnosa menderita 1 dari 49 penyakit kritis(Critical Illness) sebelum tertanggung mencapai usia 70 tahun.
  • Criticall Illness 100 (CI100) = adalah manfaat akan dibayarkan sesuai ketentuan pada Polis bila Tertanggung pertama kali terdiagnosa / menderita salah satu dari 100 Kondisi Penyakit Kritis (Criticall Illness), pengcoveran 100 kondisi penyakit kritis (Early 32 kondisi, Intermedite 13 kondisi, Advanced 48 kondisi, Catastrophic 5 kondisi, dan tambahan 2 kondisi yaitu angioplasty dan komplikasi diabetes)  hingga usia 100 tahun.

Yup benar sekali! Keduanya sama pentingnya. Karena memiliki fungsinya sama, yaitu melindungi penghasilan dan melindungi aset keluarga, hanya saja fokusnya berbeda, asuransi kesehatan fokus kepada biaya medis, sedangkan asuransi penyakit kritis fokus kepada biaya non medis.

Life Insurance, we are talking about LIFE is not health or death.

Setelah sahabat satuters mengetahui tentang “Mana Yang Lebih Penting? Asuransi Kesehatan Atau Asuransi Sakit Kritis?apakah keluarga sahabat satuters saat ini sudah terlindungi dengan asuransi? Untuk informasi lebih lanjut tentang asuransi penyakit kritis bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah anda.  HP/WA : 081212188110.

Related Post

MAY 8, 2018

Berniat Menutup Polis...

Berniat Menutup Polis Asuransi? Sebaiknya Perhatikan Hal Ini Dulu – Sahabat...

0

MAY 8, 2018

Cara Jitu Agar Pria Lajang,...

Cara Jitu Agar Pria Lajang, Pandai Mengatur Uang Pribadi – Apakah sahabat satuters...

0

MAY 7, 2018

Allianz, Bisnis Yang Terbuka...

Allianz Bisnis Yang Terbuka Untuk Semua Kalangan – Ketika sahabat satuters bertemu...

0

MAY 7, 2018

Orang Zaman Now, Wajib...

Orang Zaman Now, Wajib Hindari Kesalahan Dalam Mengatur Keuangan – Namun sahabat...

0

MAY 6, 2018

Agen Asuransi Yang Sukses...

Agen Asuransi Yang Sukses Wajib Memiliki Pola Pikir Seperti Ini – Bagian 1 –...

0

MAY 6, 2018

Tips Cerdas Mengatur Keuangan...

Tips Cerdas Mengatur Keuangan Setelah Bayi Lahir – Setiap pasangan yang menjalankan...

0