Share this post

Memiliki Asuransi Sejak Usia Masih Muda VS Saat Tua – Kata siapa asuransi hanya harus dimilki oleh orang yang telah menikah saja? orang yang memilki banyak anak, duit dan yang mapan saja? pemikiran seperti inilah ternyata masih banyak masyarakat muda menganggap bahwa asuransi hanya dimiliki oleh orang tua saja dan menganggap asuransi itu belumlah penting untuk di miliki saat ini. Apakah sahabat satuters termasuk salah satunya?

Padahal untuk memiliki asuransi memang tidak perlu pandang usia, yang muda dan tua sangat dianjurkan untuk sadar akan berasuransi. Terlebih asuransi memiliki manfaat yang sangat berguna untuk keberlangsungan hidup di masa akan datang.

Di bawah ini adalah contoh ilustrasi antara usia muda (25th) dengan usia mapan (45th):

  1. Roby berusia masih muda, yaitu 25 tahun. Dirinya tidak merokok serta bekerja di ruangan kantor. Premi yang dibayarkannya setiap bulan berjumlah 500 ribu. Manfaat yang akan dirinya terima adalah
  • Warisan, 500 juta
  • Santunan terhadap,100 kondisi sakit kritis 600 juta
  • Santunan kecelakaan, 200 juta
  • Santunan cacat tetap total, 200 juta
  • Gratis premi yang dan dibayarkan Allianz jika terkena sakit kritis

2. Bapak Suherman, berusia 45 tahun, dirinya tidak merokok, kerja dalam ruangan juga. Premi yang dibayarkan              setiap bulannya berjumlah 2 juta. Manfaat yang akan dirinya terima adalah :

  • Santunan untuk 100 sakit kritis, 600 juta
  • Santunan kecelakaan, 200 juta
  • Santunan cacat tetap total, 200 juta
  • Gratis premi yang dan dibayarkan Allianz jika terkena sakit kritis

Coba sahabat satuters perhatikan dengan seksama kedua ilustrasi tersebut. Ternyata untuk mendapatkan manfaat proteksi yang sama, nasabah dengan usia muda bisa mendapatkan premi yang lebih ekonomis. Nasabah dengan usia mapan harus membayar premi lebih mahal untuk mendapatkan manfaat proteksi yang sama persis dengan nasabah muda tersebut.

Faktanya, saat usia mapan, tentu manfaat proteksi yang dibutuhkan akan berbeda dengan nasabah muda tersebut.  Biasanya nasabah usia mapan membutuhkan persiapan warisan yang lebih besar  (di atas 1 Miliar) untuk anak istrinya, lalu proteksi terhadap sakit kritis juga butuh UP (Uang Pertanggungan) yang lebih besar (di atas 2 Miliar) karena usia mapan cenderung sudah mulai ada keluhan kesehatan, yang mungkin disebabkan akibat gaya hidup saat muda dulu.  Dengan kebutuhan proteksi yang lebih besar ini, maka premi yang dibayarkan akan lebih besar juga.

Jadi masih berpikir asuransi itu tidak penting?

Setelah sahabat satuters mengetahui tentang “Mana Yang Lebih Penting? Asuransi Kesehatan Atau Asuransi Sakit Kritis?apakah keluarga sahabat satuters saat ini sudah terlindungi dengan asuransi? Untuk informasi seputar asuransi bisa sahabat satuters ikuti dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah anda.  HP/WA : 081212188110.

Related Post

DECEMBER 7, 2018

Bulbar Palsy Progresif,...

Bulbar Palsy Progresif, Penyakit Genetik dan Langka – Bulbar Palsy Progresif...

0

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 6, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0

DECEMBER 3, 2018

88 Kondisi Penyakit Kritis...

88 Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver –  Asuransi tambahan...

0

DECEMBER 1, 2018

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang...

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang Tidak Hanya Mengharumkan Ruangan – Apakah sahabat...

0

DECEMBER 1, 2018

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik...

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik Bagi Tubuh Manusia – Apakah sahabat satuters...

0