Share this post

Mengenal Lebih Dekat Gejala dan Penyebab Terjadinya Penyakit Tuli – Gangguan pendengaran atau tuli adalah suatu kondisi dimana seseorang tidak memiliki kemampuan dalam mendengar suara secara sebagian atau penuh pada salah satu telinga atau kedua telinga tersebut. Pada umumnya bisa disebabkan oleh faktor usia atau seringnya terpapar suara yang keras. Akibatnya sinyal suara gagal mencapai ke otak.

Gejala Tuli

Tuli biasanya dapat dikenali dengan mudah dengan tanda-tanda sebagai berikut :

  1. Mendengar suara seperti gumaman
  2. Kepala menjadi pusing akbat tidak seimbangnya pendengaran
  3. Sulit untuk membedakan suara tinggi dengan rendah
  4. Suara seperti teredam
  5. Beberapa suara terkadang terdengar keras
  6. Terdengar suara deringan pada telinga
  7. Sulit mengikuti pembicaraan pada saat 2 orang atau lebih berbicara
  8. Sulit memahami kata-kata, terutama saat suasana berisik atau di tempat keramaian

Penyebab Terjadinya Tuli

Ada begitu banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang menjadi tuli, biasanya penyebabnya dapat diobati dan dalam hal ini dibagi menjadi 3 bagian diantaranya :

1. Tuli konduktif, yaitu terganggunya pada bagian luar atau tengah teliga, kondisi ini meliputi :

  • Terjadinya infeksi yang menyebabkan keluarnya cairan pada telinga
  • Adanya benda asing yang masuk serta masuk pada kanal telinga
  • Adanya lubang pada gendang telinga
  • Luka pada gendang telinga yang mengakibatkan infeksi secara berkala
  • Tertumpuknya kotoran pada kanal telinga
  • Adanya kerusakan pada tulang-tulang yang sangat kecil (ossicles) yang berada di belakang gendang telinga.

2. Tuli sensorineural, yaitu tidak berfungsi atau matinya sel-sel rambut kecil (ujung saraf) yang mendeteksi suara di telinga hal ini diakibatkan dari suatu penyakit. Dan biasanya tuli jenis seperti ini tidak dapat disembuhkan, umumnya disebabkan oleh :

  • Penggunaan obat-obatan secara berlebihan
  • Akibat usia
  • Infeksi pada masa kecil, seperti meningitis, gondok, scarlet dan campak
  • Suara keras
  • Radio terapi kanker hidung
  • Kelainan telinga
  • Faktor genetik
  • Infeksi akibat virus di telinga bagian dalam
  • Stroke
  • Cedera kepala

Asuransi Penyakit Kritis – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran).

Tuli (Hilangnya fungsi indra pendengaran)

“Telah terjadi kehilangan daya dengar yang total dan tidak dapat pulih kembali yang terjadi pada kedua telinga, sebagai akibat dari suatu penyakit atau kecelakaan. Ketulian tersebut ditegakkan diagnosisnya oleh dokter spesialis THT, dimana tertanggung memiliki ambang dengar di atas 90 desibel.”

Klik disini untuk melihat list 49 Jenis Penyakit Kritis Allianz

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110 (Gratis)

Related Post

AUGUST 22, 2019

Maksimalkan Perjalananmu...

Maksimalkan Perjalananmu Dengan Asuransi Perjalanan Dari Allianz – Masih banyak...

0

AUGUST 21, 2019

Ada Banyak Rencana Liburan...

Ada Banyak Rencana Liburan Dalam Setahun? Coba Tips Ini – Seberapa sering kamu...

0

AUGUST 20, 2019

Usia Muda Tidak Menjamin...

Usia Muda Tidak Menjamin Bebas Dari Ancaman Penyakit Kritis – Tingkat kematian di...

0

AUGUST 19, 2019

Allianz Indonesia Raih 5...

Allianz Indonesia Raih 5 Penghargaan Bergengsi di Tahun 2019 – PT Allianz Indonesia...

0

AUGUST 18, 2019

Melihat Manfaat Lebih Dari...

Melihat Manfaat Lebih Dari Tambahan Asuransi Allianz – Dalam menentukan asuransi,...

0

AUGUST 17, 2019

Bianto Surodjo, Allianz...

Bianto Surodjo, Allianz Indonesia Umumkan Anggota Direksi Baru – Allianz...

0

Leave a Comments