Pengertian Cuti Premi Asuransi, Serta Apa Saja Penyebabnya?

Pengertian Cuti Premi Asuransi, Serta Apa Saja Penyebabnya? – Pernahkah sahabat satuters mendengar istilah cuti premi asuransi? Di dalam dunia asuransi ada begitu banyak istilah-istilah yang dipakai dan pastinya banyak masyarakat yang hingga saat ini belum mengetahui tentang istilah-istilah dalam asuransi jiwa.

Jadi apakah sebenarnya cuti premi itu? Serta apa saja manfaatnya dan berapa lamakah idealnya pada asuransi? Ok tanpa menunggu lama berikut satuterpenting akan menjelaskannya khusus untuk sahabat satuters.

Pengertian Cuti Premi Asuransi

Cuti Premi adalah suatu istilah dimana nasabah asurani meminta untuk berhenti dari pembayaran premi dala jangka waktu. Tetapi polis asuransi masih tetap bisa berlaku selama nilai investasi yang ada saat ini cukup untuk membayar biaya-biaya asuransi yang ada.

Fasilitas yang akan diberikan selam mengambil Cuti Premi ini akan sangat membantu nasabah untuk dapat menyesuaikan dengan keadaan untuk membuat suatu rencana keuangan keluarga, sehingga apabila nasabah mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan, maka tidak perlu melakukan menebus dan menutup polis asuransi yang dimilikinya.

Cuti premi ini biasanya dilakukan oleh nasabah karena sengaja dan terpaksa. Nah, jika cuti premi asuransi dilakukan dengan sengaja berarti nasabah sudah memahami dengan benar semua ketentuan-kententuan yang ada dan memang telah memiliki niat atas kemauan sendiri karena ada suatu tujuan tertentu. Namun apabila dilakukan karena terpaksa, berarti nasabah sedang mengalami kondisi keuangan yang sangat sulit dan menyebabkan premi menjadi macet.

Berapa Lamakah Dilakukannya Cuti Premi Asuransi?

Di perusahaan asuransi Allianz, sahabat satuters dapat mengajukannya sejak awal, misalnya saja mengambil cuti premi yang terbatas 10-20 tahun atau bahkan tergantung yang sahabat satuters inginkan.

Namun rata-rata calon nasabah lebih menyukai mengambil cuti dari awal, karena mereka berpikir hanya akan membayar 10 tahun, tapi mendapat perlindungan asuransi hingga usia 100 tahun. Bahkan jika kinerja investasinya bagus, masih ditambah dengan imbal hasil investasi.

Namun perlu sahabat satuters ingat bahwa setiap keputusan pasti akan ada konsekuensinya karena uang pertanggungan yang diterima tidak akan maksimal akibat preminya yang sangat kecil, maka dari itu tidak disarankan.

Related Post

APRIL 6, 2018

Ingin Membeli Asuransi,...

Ingin Membeli Asuransi, Sebaiknya Perhatikan 5 Hal Ini Dulu! – Ketika kita hendak...

0

APRIL 6, 2018

Kamu Bikers? Sudah Sudah...

Kamu Bikers? Sudah Sudah Punya Asuransi Jiwa Belum? – Pernahkah sahabat satuters...

0

APRIL 5, 2018

Tidak Memiliki Asuransi...

Tidak Memiliki Asuransi Penyakit Kritis? Ini yang Akan Anda Alami – Asuransi...

0

APRIL 4, 2018

Agen Asuransi Yang Salah...

Agen Asuransi Yang Salah Menjawab Akan Menyesatkan Calon Nasabah – “Berapa lama...

0

APRIL 4, 2018

Hindari Kebiasaan Buruk Ini...

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Jika Ingin Terbebas Dari Karang Gigi – Sadarkah...

0

APRIL 3, 2018

Bagaimana Nasib Keluarga Jika...

Bagaimana Nasib Keluarga Jika Pencari Nafkah Tidak Memilki Asuransi? – Di dalam...

0