Share this post

Penyakit Aneurisma, Yang Dapat Menyebabkan Kematian Mendadak –  Aneurisma salah satu jenis kelainan pembuluh darah otak, dimana terdapat kelemahan pada sebagian dinding pembuluh otak. Pada dinding pembuluh otak yang sangat tipis tersebut terdapat sebuah tonjolan seperti balon yang mudah pecah kapan saja.

Bisa sahabat satuters bayangkan apa yang terjadi bila pembuluh darah di dalam otak pecah? Tentu saja akan mengakibatkan pendarahan dalam yang berat dan komplikasi lainnya, termasuk dengan kematian mendadak.

 Gejala Aneurisma

Apabila seseorang menderita penyakit Aneurisma gejala yang akan timbul berkaitan dengan seberapa besar ukuran Aneurisma yang terjadi. Kecepatan pertumbuhan dan lokasinya. Jika Aneurisma masih berbentuk gelembung atau benjolan yang sangat kecil maka biasanya tidak menimbulkan masalah apa-apa. Namun apabila Aneurisma otak yang berukuran gelembung besar maka dapat menekan jaringan saraf di dalam otak. Gejala tersebut diantaranya :

  1. Kehilangan keseimbangan
  2. Sakit kepala
  3. Kesulitan berbicara
  4. Gangguan penglihatan atau penglihatan ganda
  5. Mati rasa atau kelemahan pada otot wajah
  6. Sulit berkonsetrasi atau masalah memori dengan jangka pendek
  7. Nyeri di sekitar mata dan beberapa kasus seseorang dapat menjadi buta
  8. Leher terasa kaku, nyeri dan sangat tegang

Penyebab Aneurisma

Hingga saat ini penyebab dari Aneurisma belum dapat diketaui dengan pasti. Namun ada beberapa pendapat yang menyebabkan gejala penyakit ini diantaranya :

  1. Tekanan darah tinggi
  2. Kolestrol tinggi
  3. Merokok
  4. Kondisi gangguan arteri sejak lahir
  5. Wanita yang telah mengalami menopause kerena ada masalah dengan keseimbangan hormon
  6. Laki-laki yang berusia lebih dari 65 tahun
  7. Konsumsi alkohol

Asuransi Penyakit Kritis – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Aneurisma.

Aneurisma pembuluh darah otak yang mensyaratkan pembedahan.

“Pembedahan otak untuk memperbaiki pelebaran yang tidak normal dari pembuluh darah arteri cerebral yang melibatkan semua lapisan dari tiga lapisan dinding pembuluh darah arteri cerebral. Diagnosa harus ditegakkan oleh dokter ahli bedah syaraf dengan mengindikasikan untuk dilakukan operasi terbuka.

Pengecualian :

  • Infeksi dan mycotic aneurysma
  • Craniotomi terbatas dan prosedur burr hole”

Klik disini untuk melihat list 49 Jenis Penyakit Kritis Allianz

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110 (Gratis)

Related Post

AUGUST 22, 2019

Maksimalkan Perjalananmu...

Maksimalkan Perjalananmu Dengan Asuransi Perjalanan Dari Allianz – Masih banyak...

0

AUGUST 21, 2019

Ada Banyak Rencana Liburan...

Ada Banyak Rencana Liburan Dalam Setahun? Coba Tips Ini – Seberapa sering kamu...

0

AUGUST 20, 2019

Usia Muda Tidak Menjamin...

Usia Muda Tidak Menjamin Bebas Dari Ancaman Penyakit Kritis – Tingkat kematian di...

0

AUGUST 19, 2019

Allianz Indonesia Raih 5...

Allianz Indonesia Raih 5 Penghargaan Bergengsi di Tahun 2019 – PT Allianz Indonesia...

0

AUGUST 18, 2019

Melihat Manfaat Lebih Dari...

Melihat Manfaat Lebih Dari Tambahan Asuransi Allianz – Dalam menentukan asuransi,...

0

AUGUST 17, 2019

Bianto Surodjo, Allianz...

Bianto Surodjo, Allianz Indonesia Umumkan Anggota Direksi Baru – Allianz...

0

Leave a Comments