Penyakit Poliomyelitis Yang Menyebabkan Kelumpuhan Otot

Penyakit Poliomyelitis Yang Menyebabkan Kelumpuhan Otot – Polio biasa disebut dengan Poliomyelitis yaitu penyakit yang dapat menular akibat dari virus polio. Virus ini dapat menyerang sistem saraf pusat, sehingga menyebabkan nyeri atau merusak saraf motorik pada seseorang sehingga menyebabkan kelumpuhan otot (tidak mampu dalam menggerakkan bagian tubuh  yang lain).

Namun jika pada kasus yang berat penyakit ini akan berakibat pada bagian kaki, dan mempengaruhi kemampuan untuk menelan dan bernapas serta kelumpuhan. Jenis penyakit ini dapat menular kesiapa saja. Lamanya gejala infesksi ini berlangsung sekitar beberapa hari hingga minggu. Namun apabila terkena gejala berat maka akan bertahan selama 2-6 bulan.

Gejala polio

Penderita polio dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu polio non paralisis, polio paralisis dan sindrom pasca polio.

1. Polio Non Paralisis adalah polio yang tidak menyebabkan kelumpuhan. Karena merupakan gejala ringan. Gejala ini umumnya berlangsung hingga 10 hari dengan tanda-tanda seperti :

– Meningitis

– Otot Menjadi lemah

– Mudah letih

– Sakit Kepala

– Demam

– muntah-muntah

– terasa kaku di bagian kaki, leher serta punggung

2. Polio Paralisis adalah yang paling parah karena menyebabkan kelumpuhan, karena menyebabkan bagian tubuh terjangkit seperti batang otak, saraf tulang belakang atau kedua-duanya. Gejala awalnya hampir sama seperti polio non paralisis. Namun lamanya penyakit ini terjadi dalam sepekan hingga harus merasakan sakit atau kelemahan otot yang sangat serius, kaki dan lengan terasa terkulai dan kehilangan reflex tubuh.

3. Sindrom Pasca Polio biasanya terjadi pada orang-orang yang telah menginjak usia 30-40 tahun yang sebelumnya belum pernah menderita penyakit polio. Gejalanya ditandai dengan :

– massa otot tubuh jadi menurun

– tidak kuat menahan suuhu dingin

– depresi atau berubah suasana hati

– kelainan pada bentuk kaki atau pergelangan

– sulit untuk berkonsentrasi atau mengingat sesuatu

– sulit bernafas atau menelan

Asuransi Penyakit Kritis – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Poliomyelitis.

Poliomyelitis

Kelumpuhan dari otot anggota gerak atau otot pernafasan yang menyebabkan Tertanggung tidak dapat melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) Aktifitas Hidup Sehari-hari secara terus-menerus selama minimal 3 (tiga) bulan.

Klik disini untuk melihat list 49 Jenis Penyakit Kritis Allianz

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110 (Gratis)

Related Post

APRIL 6, 2018

Ingin Membeli Asuransi,...

Ingin Membeli Asuransi, Sebaiknya Perhatikan 5 Hal Ini Dulu! – Ketika kita hendak...

0

APRIL 6, 2018

Kamu Bikers? Sudah Sudah...

Kamu Bikers? Sudah Sudah Punya Asuransi Jiwa Belum? – Pernahkah sahabat satuters...

0

APRIL 5, 2018

Tidak Memiliki Asuransi...

Tidak Memiliki Asuransi Penyakit Kritis? Ini yang Akan Anda Alami – Asuransi...

0

APRIL 4, 2018

Agen Asuransi Yang Salah...

Agen Asuransi Yang Salah Menjawab Akan Menyesatkan Calon Nasabah – “Berapa lama...

0

APRIL 4, 2018

Hindari Kebiasaan Buruk Ini...

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Jika Ingin Terbebas Dari Karang Gigi – Sadarkah...

0

APRIL 3, 2018

Bagaimana Nasib Keluarga Jika...

Bagaimana Nasib Keluarga Jika Pencari Nafkah Tidak Memilki Asuransi? – Di dalam...

0

Leave a Comments