Share this post

Sakit Peradangan Otak (Ensefalitis) Akibat Sistem Imun Menurun – Ensefalitis atau yang dikenal dengan radang otak, merupakan kondisi dimana terjadinya inflamasi pada otak, biasanya akibat infeksi virus atau karena sistem kekebalan tubuh sendiri yang salah menyerang jaringan otak. Dan kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja. Namun anak-anak dan lansia lebih cenderung memiliki risiko mengalami ensefalitis karena memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dalam kedokteran, “akut” yang berarti datang secara tiba-tiba dan berkembang dengan cepat, biasanya membutuhkan perawatan segera. Penyebab paling umum adalah infeksi virus. Otak menjadi meradang akibat usaha tubuh untuk melawan virus.

Gejala-gejala Ensefalltis / Radang Otak
Radang otak umumnya diawali dengan gejala-gejala ringan, seperti sakit kepala, lelah, demam, serta pegal-pegal. Kondisi penderita kemudian dapat menurun secara drastis dengan indikasi-indikasi yang lebih serius yang meliputi:

  1. Kejang-kejang
  2. Perubahan kondisi mental, seperti linglung.
  3. Halusinasi
  4. Otot menjadi lemas.
  5. Kelumpuhan pada wajah serta bagian tubuh tertentu.
  6. Gangguan pada kemampuan bicara atau pendengaran.
  7. Pingsan
  8. Leher menjadi kaku.
  9. Pandangan menjadi kabur atau bahkan kehilangan penglihatan.

Pengobatan

Pengobatan untuk ensefalitis berfokus pada mengurangi gejala. Hanya ada sejumlah agen antiviral spesifik yang dapat dipercaya yang dapat membantu, salah satunya adalah asiklovir, Kesuksesan terbatas pada sebagian besar infeksi kecuali bila kondisinya disebabkan herpes simpleks.

Kortikosteroid dapat diberikan untuk mengurangi peradangan otak, terutama pada kasus ensefalitis post-menular (sekunder). Jika pasien memiliki gejala parah, mereka mungkin memerlukan ventilasi mekanis untuk membantu mereka bernafas dan perawatan suportif lainnya.

Antikonvulsan kadang diberikan pada pasien yang mengalami kejang. Obat sedatif bisa efektif untuk kejang, gelisah, dan mudah tersinggung. Untuk pasien dengan gejala ringan, perawatan terbaik adalah istirahat, banyak cairan, dan Tylenol (parasetamol) untuk demam dan sakit kepala.

Asuransi Penyakit Kritis Flexi CI – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Ensefalitis (Radang Otak).

Ensefalltis (Radang Otak)

“Diagnosis inflamasi dari otak (cerebral hemisphere, brainstem atau  cerebellum) yang diakibatkan oleh infeksi virus, yang menimbulkan komplikasi bermakna yang berlangsung paling sedikit selama 6 (enam) minggu, mencakup deficit saraf permanen/menetap dan dikonfirmasi oleh dokter spesialis saraf.

Defisit saraf permanen/menetap dapat berupa retardasi mental, emosi yang labil, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan berbicara, kelemahan atau kelumpuhan.

Radang otak yang disebabkan oleh infeksi virus HIV dikecualikan dari penyakit ini.”

Klik disini untuk melihat list Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver Allianz.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110

Related Post

MARCH 23, 2019

Kenali Gejala Kanker Kandung...

Kenali Gejala Kanker Kandung Kemih Sebelum Terjadi – Kanker kandung kemih adalah...

0

MARCH 22, 2019

Terkena Kanker Tiroid Tahap...

Kanker Tiroid Tahap Awal, Gejala Dan Pengobatannya – Apakah sahabat satueters,...

0

MARCH 21, 2019

Kerusakan Otak Sedang Yang...

Kerusakan Otak Sedang Yang Diakibatkan Oleh Cedera Otak – Cedera kepala adalah...

0

MARCH 20, 2019

HS Care Premier Dari Allianz,...

Tahukah sahabat satuters? Bahwa biaya perawatan kamar (saja) di rumah sakit singapore...

0

MARCH 19, 2019

Kenali Penyebab Koma Diabetik...

Kenali Penyebab Koma Diabetik Dan Pencegahannya – Keadaan tidak sadar yang...

0

MARCH 18, 2019

Amputasi Pada Tungkai Kaki /...

Amputasi Pada Tungkai Kaki / Lengan / Tangan Karena Kompilasi Diabetik – Tahukah...

0