Share this post

Sakit Peradangan Otak (Ensefalitis) Akibat Sistem Imun Menurun – Ensefalitis atau yang dikenal sebagai radang otak adalah kondisi peradangan pada otak. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus, dan merupakan kondisi kesehatan yang serius, serta dapat menyebabkan gangguan pada bahasa, ingatan, bahkan kematian.

Gejala Ensefalltis / Radang Otak

  1. Demam
  2. Sedikit sakit kepala
  3. Nyeri sendi atau otot
  4. Kelelahan atau kehilangan indera pengecap
  5. Perubahan mental, seperti linglung, mengantuk, disorientasi
  6. Kejang
  7. Perubahan mendadak pada perilaku dan kepribadian
  8. Kehilangan penglihatan
  9. Gangguan pada pendengaran atau bicara
  10. Mual atau muntah
  11. Tangis yang tidak terkendali pada bayi

Penyebab :

  • Virus herpes simpleks, yang menyebabkan terjadinya penyakit herpes di mulut maupun di kelamin. Herpes simpleks merupakan virus yang paling sering ditemukan pada kasus radang otak.
  • Virus Varicella zoster, yang menyebabkan cacar air dan cacar api.
  • Virus Epstein-Barr, yang menjadi penyebab penyakit mononukleosis.
  • Berbagai jenis virus lain, yang menyebabkan penyakit campak (measles), gondongan (mumps), atau campak jerman (rubella).
  • Virus dari hewan, misalnya virus rabies serta virus yang disebarkan oleh nyamuk dan caplak.

Faktor :

  • Usia: anak-anak kecil dan lansia lebih mudah mengalami radang otak. Kondisi ini juga memengaruhi kelompok orang tertentu dengan usia di antara 20-40 tahun.
  • Sistem imun yang melemah: orang dengan HIV/AIDS, atau menggunakan obat yang melemahkan imun dapat memiliki sistem imun yang menurun sehingga meningkatkan risiko radang otak.
  • Tinggal di daerah dengan populasi nyamuk atau kutu pembawa virus meningkatkan risiko mengalami radang otak.

Asuransi Penyakit Kritis Flexi CI, Plan Silver (Advanced CI =  77 Kondisi) – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Ensefalitis (Radang Otak).

Ensefalltis (Radang Otak)

“Diagnosis inflamasi dari otak (cerebral hemisphere, brainstem atau  cerebellum) yang diakibatkan oleh infeksi virus, yang menimbulkan komplikasi bermakna yang berlangsung paling sedikit selama 6 (enam) minggu, mencakup deficit saraf permanen/menetap dan dikonfirmasi oleh dokter spesialis saraf.

Defisit saraf permanen/menetap dapat berupa retardasi mental, emosi yang labil, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan berbicara, kelemahan atau kelumpuhan.

Radang otak yang disebabkan oleh infeksi virus HIV dikecualikan dari penyakit ini.”

Klik disini untuk melihat list Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver Allianz.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110

Related Post

AUGUST 22, 2019

Maksimalkan Perjalananmu...

Maksimalkan Perjalananmu Dengan Asuransi Perjalanan Dari Allianz – Masih banyak...

0

AUGUST 21, 2019

Ada Banyak Rencana Liburan...

Ada Banyak Rencana Liburan Dalam Setahun? Coba Tips Ini – Seberapa sering kamu...

0

AUGUST 20, 2019

Usia Muda Tidak Menjamin...

Usia Muda Tidak Menjamin Bebas Dari Ancaman Penyakit Kritis – Tingkat kematian di...

0

AUGUST 19, 2019

Allianz Indonesia Raih 5...

Allianz Indonesia Raih 5 Penghargaan Bergengsi di Tahun 2019 – PT Allianz Indonesia...

0

AUGUST 18, 2019

Melihat Manfaat Lebih Dari...

Melihat Manfaat Lebih Dari Tambahan Asuransi Allianz – Dalam menentukan asuransi,...

0

AUGUST 17, 2019

Bianto Surodjo, Allianz...

Bianto Surodjo, Allianz Indonesia Umumkan Anggota Direksi Baru – Allianz...

0