Share this post

Sclerosing Cholangitis Primer Kronis Pada Saluran Empedu – Primary sclerosing cholangitis (PSC) adalah penyakit kronis atau jangka panjang yang secara perlahan merusak saluran empedu. Istilah “cholangitis” menunjukkan adanya peradangan saluran empedu. Sedangkan istilah dari “sclerosing” adalah menggambarkan pada pengerasan dan bekas luka dari saluran empedu akibat dari peradangan kronis.

Saluran empedu adalah tabung yang membawa empedu (cairan kuning kehijauan yang dibuat oleh hati) ke bagian atas usus. Empedu bertindak sebagai deterjen yang memecah lemak dari makanan yang kita makan menjadi tetesan kecil yang kemudian bisa diserap ke dalam tubuh. Ini juga memungkinkan tubuh menyerap vitamin A, D, E dan K dari makanan kita.

Sebagai konsekuensinya, cairan empedu yang biasanya dibawa oleh saluran ini terakumulasi di dalam hati. Penyumbatan aliran empedu ini juga menyebabkan kerusakan pada sel hati yang menyebabkan radang dan jaringan parut. Selama bertahun-tahun bekas luka dapat mempengaruhi seluruh hati dan sistem saluran empedu. Hati yang rusak dapat tumbuh kembali tanpa jaringan parut tapi di PSC, pertumbuhan kembali menjadi tidak tepat dan proses penyembuhannya tidak lengkap. Kombinasi jaringan parut dan pertumbuhan tidak teratur dikenal sebagai sirosis.

Gejala

Penderita yang mengalami penyakut SCP akan menunjukkan tanda-tanda seperti :

  1. Kelelahan
  2. Air seni berwarna coklat muda
  3. Penurunan berat badan
  4. Kotoran atau tinja berwarna berminyak atau liat
  5. Tidak nafsu makan
  6. Demam atau bekeringat di malam hari
  7. Terasa gatal di daerah tertentu dan akan lebih buruk pada malam hari atau cuaca hangat
  8. Mata dan kulit menjadi kuning

Intermedite Critical Illness (intermediate CI) – Dalam hal ini Allianz memberikan manfaat dari Pertanggungan tambahan CI 100 dan memberikan pertanggungan 100 penyakit kritis, yaitu :

Sclerosing Cholangitis Primer Kronis

Sclerosing cholangitis primer kronis dikonfirmasi dengan hasil gambaran cholangiogram yang

menunjukkan obliterasi progresif dari saluran empedu.

Diagnosis harus ditegakkan oleh dokter ahli gastroenterologi, dan kondisi medis harus sudah berkembang ke tahap dimana terjadi kuning permanen. Manfaat hanya akan dibayarkan jika diperlukan terapi imunosupresif terapi obat untuk intractable pruritus atau jika oblitrasi saluran empedu sudah membutuhkan dilatasi dengan balon atau pemasangan stent pada saluran empedu. Sklerosis saluran empedu atau obsiruksi akibat pembedahan saluran empedu, penyakit batu empedu, infeksi, peradangan usus atau kondisi sekunder lainnya sebagai pencetus dikecualikan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang menjadi nasabah Allianz atau menjadi mitra bisnis Allianz sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110.

Related Post

DECEMBER 10, 2018

Sindrom Nefrotik Parah Yang...

Sindrom Nefrotik Parah Yang Terus Kambuh – Sindrom nefrotik merupakan kelainan...

0

DECEMBER 9, 2018

Hidrosefalus (Kepala Air),...

Hidrosefalus (Kepala Air), Penjelasan dan Penyebabnya – Hidrosefalus...

0

DECEMBER 8, 2018

Keretakan Kecelakaan Pada...

Keretakan Kecelakaan Pada Kolom Tulang Belakang – Cedera saraf tulang belakang...

0

DECEMBER 7, 2018

Bulbar Palsy Progresif,...

Bulbar Palsy Progresif, Penyakit Genetik dan Langka – Bulbar Palsy Progresif...

0

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 5, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0