Share this post

Tips dan Prinsip Mempersiapkan Dana Pendidikan Untuk Sang Buah Hati – Pendidikan adalah salah satu hal penting yang pastinya ingin dinikmati oleh semua orang, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, bahkan hingga Perguruan Tinggi. Menikmati fasilitas pendidikan yang baik pun menjadi salah satu keinginan yang pasti ingin dirasakan oleh para anak-anak yang berperan sebagai peserta didik. Hal tersebut juga yang menjadi keinginan orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan formal anak-anaknya.

Namun tak semua orang tua mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya dengan fasilitas pendidikan yang baik dan nyaman. Terlebih lagi jika kita menyadari bahwa saat ini biaya pendidikan semakin hari semakin meningkat dan boleh dibilang tak lagi terjangkau untuk masyarakat di Indonesia khususnya yang taraf hidupnya mayoritas menengah kebawah. Mengingat hal itu, maka tak ada salahnya setiap orang tua kini mulai menyiapkan dana pendidikan untuk sang buah hati.

Prinsip dan Tips tersebut adalah:

1). Dana pendidikan anak adalah sesuatu yang niscaya, pasti dibutuhkan pada saatnya. Tinggal apakah orangtua mau mempersiapkannya sejak dini, ataukah menunda-nunda seraya berharap akan muncul rezeki dari jalan yang tak disangka-sangka.

2). Waktu paling tepat memulai persiapan adalah sejak anak baru dilahirkan. Atau paling lambat saat ini (kalau waktu itu belum kepikiran).

3). Karena yang dibutuhkan berupa uang, maka cara terbaik ialah investasi.

4). Pada saat yang sama, orang tua harus mengambil asuransi jiwa.

5). Asuransi jiwa berfungsi untuk berjaga-jaga agar rencana pendidikan anak tidak kandas jika orangtuanya mengalami “sesuatu”. (Kita tak pernah tahu).

6). Uang pertanggungan jiwa harus cukup untuk membayar biaya total pendidikan anak sampai lulus perguruan tinggi, serta untuk biaya hidup sampai mereka mandiri.

7). Biaya total pendidikan yang dihitung adalah biaya pada saat masuknya nanti, bukan biaya saat ini, sebab biaya pendidikan selalu naik setiap tahun akibat faktor inflasi.

8). Karena faktor inflasi itu pula, maka imbal hasil investasi harus lebih besar daripada inflasi.

9). Sebuah program rancangan yang dipersiapkan untuk dana pendidikan anak harus memuat sekurang-kurangnya tiga skenario, yaitu:
1. Orangtua sehat-selamat-sejahtera
2. Orangtua tidak bisa bekerja karena terkena sakit kritis/cacat total
3. Orangtua meninggal dunia, secara normal ataupun karena kecelakaan
Skenario mana pun yang terjadi, dana pendidikan anak tetap harus tersedia.

Setelah sahabat satuters mengetahui tentang “Tips dan Prinsip Mempersiapkan Dana Pendidikan Untuk Sang Buah Hati”, Apakah keluarga sahabat satuters saat ini sudah terlindungi dengan asuransi? Sudah cukupkah perlindungannya?

Untuk informasi seputar asuransi bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters.  HP/WA : 081212188110

Related Post

DECEMBER 7, 2018

Bulbar Palsy Progresif,...

Bulbar Palsy Progresif, Penyakit Genetik dan Langka – Bulbar Palsy Progresif...

0

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 6, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0

DECEMBER 4, 2018

88 Kondisi Penyakit Kritis...

88 Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver –  Asuransi tambahan...

0

DECEMBER 3, 2018

Begini Penjelasan Tentang...

Begini Penjelasan Tentang Golongan Darah Manusia – Golongan darah terdiri dari...

0

DECEMBER 2, 2018

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang...

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang Tidak Hanya Mengharumkan Ruangan – Apakah sahabat...

0