Share this post

Tips Mencairkan Klaim Asuransi Jiwa Dengan Mudah – Pada prinsipnya asuransi bukanlah semata-mata suatu bentuk ganti rugi melainkan lebih tepatnya merupakan suatu bentuk dari berbagai resiko yang bertujuan untuk meringankan kerugian yang dialami seseorang atau sekelompok orang. Salah satu produk asuransi yang saat ini paling popular adalah asuransi jiwa.

Asuransi jiwa adalah suatu bentuk asuransi yang memiliki tujuan untuk menanggung seseorang agar tidak mengalami kerugian dari segi keuangan karena tidak terjadi secara tiba-tiba. Misalnya saja jika tiba-tiba pemegang polis meninggal dunia.

Klaim asuransi adalah hak dari tertanggung (si pemegang polis) atau kewajiban yang wajib dibayarkan oleh perusahaan asuransi kepada pihak tertanggung asuransi. Jadi klaim asuransi merupakan suatu bentuk manfaat dari kepemilikan asuransi atas premi yang telah dibayar sebelumnya setiap bulannya oleh tertanggung.

Baca Juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang 4 Jenis Asuransi Jiwa

Jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan dan kemudian tertanggung meninggal dunia, maka langkah selanjutnya segera mencairkan klaim dengan cara yang bermanfaat dengan cara berikut ini :

1. Segera Melaporkan Dokumen Pendukung

Tindakan pertama yang harus dilakukan adalah dari pihak tertanggung atau kerabat dekat maka sebaiknya terlebih dahulu mengirimkan laporan kepada pihak asuransi apabila si tertanggung meninggal dunia. Namun sebelum sahabat satuters melapor sebaikanya mempersiapkan berkas-berkas atau dokumen pendukung lainnya.

2. Telitilah Dengan Seksama Surat Pernyataan Klaimnya

Bagi pihak keluarga atau kerabat yang mengirimkan klaim maka sebaiknya harus benar-benar teliti dan cermat dalam mengisi surat pernyataan klaim sebelum memberikannya kembali ke pihak perusahaan asuransi.

Sertakan juga pendukung sebagai informasi penting tambahan agar klaim dapat segera mencair. Seperti :

  1. Polis dan edorsment yang asli
  2. Surat keterangan dokter sebagai penjelas penyebab kematian
  3. Surat kematian dari kantor pemerintah setempat
  4. Surat bukti pemakaman dari dinas pemakaman
  5. Surat keterangan pemeriksaan mayat dari rumah sakit
  6. Atau dinas kesehatan apabila si tertanggung sempat dirawat atau dirujuk ke rumah sakit

3. Menunggu Proses Dari Perusahaan Asuransi

Setelah semuannya telah terpenuhi dan diisi dengan benar maka pihak asuransi akan melakukan verifikasi data dan selanjutny akan diproses. Biasanya proses tersebut memakan waktu kurang lebih dari 1-2 bulan lamanya.

4. Menggunakan Rekening Pribadi

Setelah sampai ke proses akhir yaitu perhitungan terhadap jumlah klaim yang akan di dapatkan pihak ahli waris. Maka pihak asuransi akan melakukan pembayaran klaim kepada ahli waris. Maka sebaiknya ahli waris disarankan untuk menggunkan asuransi pribadi dalam menerima dana klaim agar kedepannya tidak bermunculan masalah apabila menggunakan rekening orang lain.

Related Post

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 6, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0

DECEMBER 3, 2018

88 Kondisi Penyakit Kritis...

88 Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver –  Asuransi tambahan...

0

DECEMBER 1, 2018

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang...

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang Tidak Hanya Mengharumkan Ruangan – Apakah sahabat...

0

DECEMBER 1, 2018

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik...

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik Bagi Tubuh Manusia – Apakah sahabat satuters...

0

NOVEMBER 30, 2018

Jenis Makanan Ini Ternyata...

Jenis Makanan Ini Ternyata Tidak Boleh Disimpan Di Lemari Es Lho – Apakah sahabat...

0

Leave a Comments