Share this post

Trauma berat pada kepala adalah suatu cedera yang dapat menimbulkan gangguan pada fungsi otak. Jenis cedera ini meliputi kepala menjadi lebam, jaringan menjadi sobek dan pendarahan. Cedera ini meningkatkan komplikasi dalam waktu jangka panjang dan bahkan menyebabkan seseorang terenggut nyawanya, sehingga trauma berat pada kepala ini harus segera di tangani di rumah sakit.

Trauma ini bisa di akibatkan oleh benturan atau hantaman yang cukup keras yang terjadi di kepala atau tubuh atau karena adanya suatu objek tertentu yang masuk menembus tengkorak, misalnya  saja oleh serpihan tulang tengkorak yang retak atau karena terkena tembakan peluru.

Gejala dari trauma berat di kepala

Jenis dari trauma berat di kepala memiliki beragam gejala yang dapat mempengaruhi fisik maupun psikologi bagi penderitanya. Berikut ciri-cirinya ;

  1. Menjadi linglung
  2. Cara berbicara yang tidak jelas
  3. Badan menjadi kejang-kejang
  4. Pendangan mata menjadi tidak jelas atau kabur
  5. Kehilangan pendengaran
  6. Sering muntah
  7. Terjadi pendarahan pada telinga
  8. Amnesia
  9. Badan menjadi lemas
  10. Terlihat lebam di bagian belakang telinga
  11. Uring-uringan atau tingkah laku yang tidak biasa
  12. Kehilangan kemampuan dalam mengontrol tubuh, misalnya saat berjalan
  13. Keluarnya cairan bening dari hidung atau telinga. Cairan ini berasal dari serebrospinal yang biasanya mengeliling otak dan tulang belakang
  14. Terus-terusan merasa mengantuk atau sulit untuk tetap sadar setelah terjadinya cedera
  15. Sakit kepala yang berkepanjangan yang semakin parah

Kemunculan dari gejala-gejala diatas sangat bervariasi. Karena ada yang langsung muncul ketika seseorang mengalami cedera dan ada pula yang muncu dalam waktu beberapa hari bahkan beberapa minggu setelah kejadian tersebut.

Early Critical Illness (Early Cl) – Dalam hal ini Allianz memberikan manfaat dari Pertanggungan tambahan CI 100 dan memberikan pertanggungan 100 penyakit kritis, yaitu :

Trauma Berat pada Kepala

Luka pada kepala yang ditimbulkan oleh suatu kekerasan fisik yang asalnya dari luar tubuh sehingga mengakibatkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 2 (dua) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Hidup Sehari-hari, dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

Aktivitas Hidup Sehari-hari sesuai dengan Pasal 1 lstilah terdiri dari:

  • Mandi
  • Berpakaian
  • Menyuap
  • Buang Air
  • Beralih tempat
  • Berpindah tempat

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters.

HP/WA : 081212188110 

Related Post

DECEMBER 7, 2018

Bulbar Palsy Progresif,...

Bulbar Palsy Progresif, Penyakit Genetik dan Langka – Bulbar Palsy Progresif...

0

DECEMBER 6, 2018

Endokarditis Infektif,...

Endokarditis Infektif, Pengertian Dan Penyebabnya – Endokarditis Infektif adalah...

0

DECEMBER 6, 2018

Metastasis Otak, Jenis...

Metastasis Otak, Jenis Penyakit Apa? Serta Bagaimana Pencegahannya? – Pernahkah...

0

DECEMBER 3, 2018

88 Kondisi Penyakit Kritis...

88 Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver –  Asuransi tambahan...

0

DECEMBER 1, 2018

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang...

Manfaat Lain Kulit Jeruk Yang Tidak Hanya Mengharumkan Ruangan – Apakah sahabat...

0

DECEMBER 1, 2018

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik...

Jenis-Jenis Bakteri Yang Baik Bagi Tubuh Manusia – Apakah sahabat satuters...

0