Penjelasan Tentang Unsur-Unsur Asuransi Yang Wajib Kamu Ketahui

Unsur-Unsur Asuransi – Di dalam kehidupan, ada berbagai resiko yang bisa saja terjadi pada diri kita maupun keluarga dan dapat terjadi kapan saja. Resiko yang dapat terjadi misalnya kecelakaan, bencana alam, gangguan kesehatan dan sebagainya. Maka dengan adanya asuransi, resiko seperti ini dapat diminimalisir di masa depan.

Di zaman Now juga sudah banyak yang sadar tentang asuransi yang dapat dijadikan perencanaan keuangan keluarga pada jangka panjang dari sisi perlindungan atas resiko yang suatu saat bisa terjadi tanpa bisa diprediksi sebelumnya.

Jika sahabat satuters ingin mendapatkan manfaat yang lebih maksimal, maka sahabat satuters juga harus memahami beberapa unsur dasar dalam asuransi. Hal ini agar dapat memudahkan seseorang dalam melakukan proses administrasi serta klaim. Namun jika sahabat satuters tidak memahami unsur dasar tersebut maka akan berakibat salah paham dalam memandang asuransi dari berbagai sudut yang berbeda-beda tiap orang.

Baca Juga : Alasan Mengapa Orang Menolak Untuk Memiliki Asuransi

Sebelum kita memasuki tentang unsur asuransi, maka ada baiknya jika sahabat satuters mengetahui tentang pengertian asuransi itu sendiri. Asuransi dapat di definisikan sebagai “perlindungan” atau “penyaluran resiko”.

Di dalam undang-undang No.2 tahun 1992, menyebutkan bahwa :

“Asuransi merupakan perjanjian antara kedua belah pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikat diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung, bila terjadi kerusakan, kehilangan kerugian karena suatu peristiwa yang tidak pasti, dan atau memayar sejumlah uang yang didasarkan karena kejadian yang menyebabkan meninggal atau sebab lainnya yang dapat mengancam kesehatan pihak tertanggung.”

Jadi dari defenisi diatas merupakan akar kata payung hukumnya, yang dapat disimpulkan dalam suatu kegiatan asuransi yang terdapat unsur-unsur diantaranya sebagai berikut :

1. Insured (Pihak Tertanggung)

Adalah seseorang, badan atau organisasi yang berjanji untuk membayar sejumlah uang premu kepada pihak penanggung, baik sekaligus maupun berangsur-angsur.

2. Insure (Pihak Penanggung)

Adalah badan, lembaga atau organisasi tertentu yang dalam skema perjanjian akan membayar sejumlah uang (sebagai santunan) kepada pihak tertanggung, baik sekaligus ataupun berangsur-angsur apabila terjadi sesuatu peristiwa yang mengandung unsur tak menentu.

3. Objek Asuransi

Adalah meliputi benda, beserta hak atau kepentingan yang telah melekat pada benda tersebut, yang berkaitan dengan nyawa, bagian tubuh yaitu kesehatan, serta yang telah dijanjikan oleh pihak insurance (pendapatan bulanan, uang pensiun dan lainnya). Dimana pihak tertanggug (insured) membayar sejumlah premi.

4. Suatu Peristiwa (Accident)

Adalah suatu peristiwa yang tidak dapat dipastikan, yang dapat mengancam objek asuransi, dan didalamnya telah terjadi persetujuan antara insure dan insured yang kedua belah pihak telah memenuhi hak dan kewajiban masing-masing.

Related Post

MAY 8, 2018

Berniat Menutup Polis...

Berniat Menutup Polis Asuransi? Sebaiknya Perhatikan Hal Ini Dulu – Sahabat...

0

MAY 8, 2018

Cara Jitu Agar Pria Lajang,...

Cara Jitu Agar Pria Lajang, Pandai Mengatur Uang Pribadi – Apakah sahabat satuters...

0

MAY 7, 2018

Allianz, Bisnis Yang Terbuka...

Allianz Bisnis Yang Terbuka Untuk Semua Kalangan – Ketika sahabat satuters bertemu...

0

MAY 7, 2018

Orang Zaman Now, Wajib...

Orang Zaman Now, Wajib Hindari Kesalahan Dalam Mengatur Keuangan – Namun sahabat...

0

MAY 6, 2018

Agen Asuransi Yang Sukses...

Agen Asuransi Yang Sukses Wajib Memiliki Pola Pikir Seperti Ini – Bagian 1 –...

0

MAY 6, 2018

Tips Cerdas Mengatur Keuangan...

Tips Cerdas Mengatur Keuangan Setelah Bayi Lahir – Setiap pasangan yang menjalankan...

0

Leave a Comments