Share this post

Hilangnya Kemampuan Berbicara Karena Penyakit Neurologis – Kehilangan kemampuan untuk berbicara yang disebabkan oleh adanya kelainan otak disebut dengan afasia. Penyakit afasia ini akan mempengaruhi kemampuan untuk mengekspersikan dan memahami bahasa baik secara lisan maupun tulisan.

Penyakit ini biasanya terjadi secara tiba-tiba setelah seseorang menderita stroke atau cedera kepala dan memungkinkan penderitanya menjadi bisu. Namun juga dapat datang secara perlahan mengikuti dengan pertumbuhan tumor atau penyakit neurologis. Kerusakan otak juga tergantung pada lokasi dan tingkat keparahan.

Gejala afasia

Gejala Afasia sangat mudah dikenali dengan beberpa kondisi seperti :

  • Mengucapkan kata-kata yang tidak dikenali
  • Berbicara dalam kalimat yang tidak masuk akal
  • Tidak dapat memahami pembicaraan orang lain
  • Menulis kalimat yang tidak masuk akal
  • Sulit membaca dan menulis dengan benar
  • Mengungkapkan kalimat yang lengkap, sebagian besar hanya memakai kata benda atau kata kerja
  • Berbicara dalam kalimat pendekatan yang tidak lengkap

Jenis-jenis Afasia

  1. Wernicke Afasia

Adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh kerusakan pada jaringan bahasa disisi kiri tengah otak. Penderita afasia dapat mengucap kalimat-kalimat panjang secara fasih dan kalimat kompleks yang tidak masuk akal dengan kata-kata yang tidak dikenal. Penderita biasanya tidak mengetahui bahwa orang lain tidak dapat mengerti apa ia katakan.

  1. Nonfluent Afasia

Orang yang menderita gangguan ini berbicara dalam kalimat yang sangat singkat. Penderita juga sering menyadari kesuliatan mereka sendiri dalam berkomunikasi dan merasa frustasi dengan keterbatasan ini. Kerusakan ini terjadi di area frontal kiri otak.

  1. Global Afasia

Jenis penyakit ini mengakibatkan kerusakan pada jaringan bahasa otak yang lebih luas. Dan penderita global afasia memiliki kecacatan yang sangat parah dalam ekspresi pemahaman.

Asuransi Penyakit Kritis Flexi CI Silver – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Kehilangan kemampuan Bicara karena Penyakit Neurologis.

Kehilangan kemampuan Bicara karena Penyakit Neurologis

Kehilangan kemampuan bicara secara total dan tidak dapat dipulihkan kembali karena penyakit atau cedera. Ketidakmampuan bicara harus terjadi secara terus menerus selama 12 bulan. Diagnosis harus didukung oleh bukti medis yang diberikan oleh dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan.

Semua kondisi yang berhubungan dengan kejiwaan dikecualikan.

Klik disini untuk melihat list Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver Allianz.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110.

Related Post

SEPTEMBER 11, 2019

Inilah Asuransi Unik dan...

Inilah Asuransi Unik dan Termahal Para Artis di Dunia – Tahukah sahabat satuters...

0

SEPTEMBER 9, 2019

Sehat Itu Ternyata Mahal,...

Sehat Itu Ternyata Mahal, Orang Indonesia Rela Berobat Ke Luar Negri –...

0

SEPTEMBER 6, 2019

Sarang Semut Papua Bagi...

Sarang Semut Papua Bagi Kesehatan, Manfaat Luar Biasa Bagi Tubuh – Tahukah sahabat...

0

SEPTEMBER 5, 2019

Jenis Serta Penyebab Kanker...

Jenis Serta Penyebab Kanker Tenggorokan Pada Seseorang – Kanker tenggorokan terjadi...

0

SEPTEMBER 4, 2019

Gejala Kanker Tenggorokan...

Gejala Kanker Tenggorokan Yang Wajib di Waspadai – Kanker tenggorokan adalah kanker...

0

SEPTEMBER 3, 2019

Penyebab Autis Pada...

Penyebab Autis Pada Anak-anak, Orang Tua Wajib Waspada – Autisme atau Autism...

0
Call Now Button