Share this post

Kerusakan Syaraf Motorik Akibat Penyakit Motor Neuron – Penyakit motor neuron adalah kondisi langka yang merusak sistem syaraf motorik dan mengakibatkan berhenti bekerja. Hal inilah yang menyebabkan otot-otot saraf menjadi rusak secara bertahap serta kehilangan kekuatan untuk mengontrol gerakan. Motor neuron memegang peranan sangat penting dalam kelangsungan hidup seseorang dalam berjalan, berbicara dan menelan.

Motor neuron juga disebut dengan neuron motoric atau neuron eferen. Sementara neuron eferen membawa informasi dari sistem saraf pusat ke otot dan sistem lainnya sedangkan neuron sensorik  berfungsi membawa informasi dari alat indera dan jaringan seperti mata dan kult kembali ke sistem saraf pusat.

Tanda-Tanda Penyakit Motor Neuron

Penyakit motor neuron dapat di tandai dengan ciri-ciri berikut :

  1. Sulit dalam mempertahankan gerakan berulang dengan frekuensi tinggi, seperti mengetuk jari ke meja dengan cepat, menggulung lidah dengan cepat dan sebagainya.
  2. Spastisita yaitu otot menjadi tegang ketika di renggangkan dan gangguan pada motor neuron yang menyebabkan melambatnya gerakan relaksasi yang harusnya melawan ketegangan otot.
  3. Spastic bulbar palsy yaitu yang menyebkan gerakan menjadi kaku dan lambat untuk mengunyah, menelan, berbicara dan terkadang menyebabkan labilitas emosi (kesulitan dalam mengendalikan dorongan untuk menangis dan tertawa yang berlebihan).
  4. Hilangnya keterampilan gerak yang menyebabkan otot-otot gerakan menjadi kaku atau patah-patah.
  5. Reflex patologis seperti efek babinsky yaitu apabila telapak kaki disentuh dengan benda tumpul dari arah tumit ke jari kaki, maka ibu jari kaki akan mencuat serta jari-jari kaki yang lainnya akan berurai. Namun pada saat kondisi normal, gerakan yang sama akan membut ibu jari kaki menjadi menekuk.
  6. Refleks menjadi hiperaktif

Penyebab penyakit motor neuron hingga saat ini belum diketahui penyebabnya. Namun diperkirakan bahwa bahan kimia tertentu atau struktur yang hanya terjadi pada saraf motorik yang rusak dalam beberapa cara.

Mengapa saraf yang rusak menjadi tidak jelas? Hal ini dikarenakan mungkin salah satu atau lebih faktor-faktor lingkungan yang dapat memicu kerusakan pada seseorang yang sangat mudah terserang penyakit.  Dan hingga sekarang masih dilakukan penelitian terhadap penyebab kerusakan pada saraf.

Asuransi Penyakit Kritis Flexi CI – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Terminal Illness.

Terminal Illness

“Diagnosa yang pasti tanpa keraguan mengenai Penyakit Motor Neuron yang disebabkan degenerasi progresif pada batang otak dan Anterior horn cells atau neuron bulbar efferent termasuk atropi oto spinal, progresif bulbar palsy, amyotrophic lateral sclerosis dan primary lateral sclerosis. Dan didukung oleh bukti yang pasti dari tanda-tanda dan defisit neurologis yang menetap serta disetujui oleh dokter Penanggung. Dan diagnosis harus ditegakkan oleh dokter ahli saraf.”

Klik disini untuk melihat list Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver Allianz.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110.

Related Post

MAY 13, 2019

Penyakit Anemia Aplastik,...

Penyakit Anemia Aplastik, Menjadi Penyakit Yang Menakutkan di Dunia – Anemia...

0

MAY 12, 2019

Sistem Kekebalan Tubuh Yang...

Sistem Kekebalan Tubuh Yang Menyerang Hati, Hepatitis Autoimun Kronis Tahap Awal –...

0

MAY 11, 2019

Peradangan Pada Struktur...

Peradangan Pada Struktur Ginjal Akibat Penyakit Glomerulonefritis Kronis-...

0

MAY 10, 2019

Peradangan Kronis Pada Usus...

Peradangan Kronis Pada Usus Besar (Kolitis Ulseratif) – Kolitis Ulseratif adalah...

0

MAY 9, 2019

Peradangan Pada Usus (Crohn...

Peradangan Pada Usus (Crohn Kronis), Salah Satu Penyakit Langka – Penyakit Crohn...

0

MAY 8, 2019

Penyakit Langka Menyerang...

Penyakit Langka Menyerang Saraf Motoris (Bulbar Palsy Progressive) – Bulbar Palsy...

0