Categories
Asuransi Penyakit Kritis Berita Terbaru Info Asuransi Kesehatan

Menderita Penyusutan Jaringan Otot Akibat Penyakit Atrofi Otot Progresif

Menderita Penyusutan Jaringan Otot Akibat Penyakit Atrofi Otot Progresif – Atrofi otot progresif kondisi langka yang ditandai dengan pengecilan atau penyusutan jaringan otot atau jaringan saraf. perlahan namun pasti itulah progresif. Penyakit Atrofi Otot Progresif atau biasa disingkat dengan sebutan PMA, akan menyerang terutama lengan, kaki, dan mulut.

Hal ini paling sering dikaitkan denga amyotrophic lateral sclerosis (ALS), atau penyakit Lou Gehring dan penyakit motor neuron (MND).

Atrofi otot progresif adalah penyakit yang aktif dan terus meningkat, meskipun perkembangannya biasanya lambat dan dibedakan oleh hilangnya otot secara bertahap di ekstremitas, yang secara perlahan meluas ke area lain di tubuh.

Penyebab atrofi termasuk makanan yang buruk, sirkulasi yang buruk, kehilangan dukungan hormonal pada organ, hilangnya suplai saraf, tidak digunakan atau penyakit. Atrofi adalah salah satu bentuk adaptasi yang ditandai oleh berkurangnya ukuran sel jaringan atau organ di dalam tubuh. Atrofi sel individual yang disertai peningkatan hilangnya sel atau berkurangnya penggantian sel yang hilang akhirnya menyebabkan ukuran organ mengecil dan jaringan menipis.

Dari perspektif patologis, atrofi otot progresif mengambil terus ketika sel ganglionic – sels-sel saraf dalam massa jaringan mulai memburuk. Otot-otot secara secara berangsur-angsur menyusut menjadi pucat karena penggunaan menjadi lebih dan lebih terbatas sampai tidak mungkin untuk menggunakan otot sama sekali. Karena lambatnya pemakaian sisitem otot, penyakit ini kadang-kadang dikenal sebagai membuang-buang palsy.

Asuransi Penyakit Kritis Flexi CI, Plan Platinum (Early CI = 30 Kondisi) – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam Mengklaim Penyakit Kritis Yaitu Atrofi Otot Progresif Ringan.

Atrofi Otot Progresif Ringan

“Melibatkan penurunan masa otot, peningkatan spastitas dan ketidakmampuan permanen tertanggung untuk melakukan setidaknya 3 (tiga) dan 6 (enam) Aktivitas hidup sehari-hari. Diagnosis ini harus di tegakkan oleh seorang dokter spesialis saraf dan dipastikan dengan pengujian neuromuscular yang layak, seperti Elektromiogram (EMG).

Kondisi-kondisi ini harus dicatat secara medis minimal selama 3 bulan.”

Klik disini untuk melihat list Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver Allianz.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110.