Categories
Berita Terbaru Info Asuransi Kesehatan Makanan dan Gaya Hidup

Mitos Mengenai Cacar Air, Yang Beredar Di Indonesia

Mitos Mengenai Cacar Air, Yang Beredar Di Indonesia – Sahabat satuters, pernahkah kamu menderita penyakit cacar air? Pada umumnya pasti pernah merasakannya bukan? Nah namun bagaiamana dengan sebagian orang yang belum terkena penyakit cacar air ini, apakah di kemudian hari ia akan terkena juga? Ketika terkena cacar air dilarang mandi, nanti cacarnya makin menyebar ke seluruh badan, dilarang kena angin dan sebagainya.

Ada begitu banyak mitos mitos seputar cacar air ini, apakah mitos tersebut benar?

Baiklah sebelum kita membahas benar atau salahnya, sebaiknya kita mengetahui dahulu apa itu penyakit cacar air.

Mengenal penyakit cacar air

Cacar air adalah adalah penyakit menular yang bisa menyerang semua kelompok usia. Gejala yang timbul berupa ruam dan gatal pada kulit, demam ringan, hingga munculnya lenting pada seluruh tubuh dan wajah.

Mitos penyakit cacar air

Berikut ini beberapa mitos penyakit cacar air, beserta fakta medis yang sebenarnya:

  1. Cacar hanya terjadi sekali seumur hidup

Mitos ini paling banyak dipercaya oleh masyarakat awam. Katanya kalau sudah terkena cacar air satu kali, maka tidak mungkin terserang virus ini untuk kedua kalinya dalam seumur hidup. Nah pada kenyataannya, saat terkena cacar air, tubuh akan memproduksi immunoglobulin.

Antibodi ini berfungsi untuk melawan virus cacar air seumur hidup, Akan tetapi, tidak semua orang akan memproduksi antibodi yang sama setiap orang, sehingga bisa saja cara kerja dan efektivitasnya berbeda.

  1. Penderita dilarang mandi

Meski terkena cacar air, usahakan untuk tetap mandi. Jika penderita mengalami demam tinggi atau terlalu lemas untuk berjalan, mandi dapat ditunda. Ingat, hanya ditunda, bukan tidak mandi sama sekali.

Ketika mandi, gunakanlah sabun berbahan lembut. Pastikan pula untuk tidak menggosok tubuh terlalu kuat, agar lenting akibat cacar air tidak pecah dan menimbulkan bekas luka.

  1. Penderita akan semakin parah jika terkena angin

Sebenarnya orang yang terkena cacar air itu tidak boleh ke luar ruangan bukan karana penyakitnya akan tambah parah. Tapi lebih kepada cacar airnya bisa menular kepada siapa saja yang daya tahan tubuhnya kurang bagus.

  1. Menggaruk dapat meninggalkan luka

Ketika menderita cacar maka tangan tidak akan tahan untuk tidak menggaruknya. Menggaruk lentingan tersebut hanya akan meninggalkan bekas luka yang susah hilang. Namun faktanya, hal tersebut hanya berlaku untuk orang yang menggaruk daerah yang sama berulang kali. Ketika hal itu terjadi, mungkin saja lenting cacar terifeksi bakteri. Hal inilah yang jika tidak diobati akan menimbulkan bekas luka.

  1. Penyakit mudah menular

Penyataan ini tidak sepenuhnya benar. Memang cacar air bisa menular kepada siapa saja, namun itu berlaku kalau orang tersebut daya tahan tubuhnya sedang mengalami penurunan. Sehingga jangan pernah takut lagi untuk menjenguk orang yang mengidap cacar air.

Setelah sahabat satuters mengetahui tentang “Mitos Mengenai Cacar Air, Yang Beredar Di Indonesia“. Apakah keluarga sahabat satuters saat ini sudah terlindungi dengan asuransi? Untuk informasi seputar asuransi bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters.  HP/WA : 081212188110