Share this post

Sakit Ginjal Stadium Akihir (Nefropati Diabetic) Pada Penderita – Nefropati diabetik adalah jenis penyakit ginjal progresif yang terjadi pada orang dengan diabetes. University of Washington memperkirakan sekitar 20-40 persen orang dengan diabetes akan mengalami nefropati diabetik di beberapa masa dalam hidup mereka. Jika tak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan ginjal parah yang pada akhirnya meningkatkan risiko kematian.

Gejala Dari Nefropati Diabetik                      

Pada tahap awal perkembangannya, nefropati diabetik seringkali tidak menunjukkan gejala apa pun. Namun bila kerusakan ginjal terus berlanjut, akan timbul sejumlah gejala, seperti:

  • Frekuensi buang air kecil meningkat atau sebaliknya.
  • Gatal-gatal.
  • Hilang nafsu makan.
  • Mata bengkak.
  • Mual dan muntah.
  • Pembengkakan pada lengan dan tungkai.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Terdapat protein dalam urine dan urine berbusa.

Penyebab

Nefropati diabetik terjadi ketika diabetes menyebabkan kerusakan dan terbentuknya jaringan parut pada nefron. Nefron adalah bagian ginjal yang berfungsi menyaring limbah dari darah, dan membuang kelebihan cairan dari tubuh. Selain menyebabkan fungsinya terganggu, kerusakan tersebut juga membuat protein yang disebut albumin terbuang ke urine dan tidak diserap kembali.

Belum diketahui mengapa kondisi di atas terjadi pada penderita diabetes, tetapi diduga terkait dengan tingginya kadar gula dan tekanan darah, dua kondisi yang dapat mengganggu fungsi ginjal.

Selain kadar gula darah yang tinggi (hiperglikemia) dan tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol, faktor lain yang dapat meningkatkan risiko nefropati diabetik adalah:

  • Menderita diabetes tipe 1 sebelum usia 20 tahun.
  • Menderita kolesterol tinggi.
  • Memiliki berat badan berlebih.
  • Memiliki riwayat diabetes dan penyakit ginjal dalam keluarga.
  • Menderita komplikasi diabetes lain, seperti neuropati diabetik

Asuransi Penyakit Kritis Flexi CI, Plan Silver (Manfaat Tambahan = 5 Kondisi) – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam Mengklaim Penyakit Kritis Yaitu Nefropati Diabetik.

Nefropati Diabetik

“Nefropati Diabetika yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan eGFR kurang dari 30 ml/menit/1.78 m2 dengan proteinuria terus-menerus diatas 300 mg/24 jam. Diagnosis pasti harus ditegakkan oleh dokter spesialis ginjal”.

Klik disini untuk melihat list Flexi CI (Rider) Proteksi Penyakit Kritis Secara Optimal

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110.

Related Post

MAY 13, 2019

Penyakit Anemia Aplastik,...

Penyakit Anemia Aplastik, Menjadi Penyakit Yang Menakutkan di Dunia – Anemia...

0

MAY 12, 2019

Sistem Kekebalan Tubuh Yang...

Sistem Kekebalan Tubuh Yang Menyerang Hati, Hepatitis Autoimun Kronis Tahap Awal –...

0

MAY 11, 2019

Peradangan Pada Struktur...

Peradangan Pada Struktur Ginjal Akibat Penyakit Glomerulonefritis Kronis-...

0

MAY 10, 2019

Peradangan Kronis Pada Usus...

Peradangan Kronis Pada Usus Besar (Kolitis Ulseratif) – Kolitis Ulseratif adalah...

0

MAY 9, 2019

Peradangan Pada Usus (Crohn...

Peradangan Pada Usus (Crohn Kronis), Salah Satu Penyakit Langka – Penyakit Crohn...

0

MAY 8, 2019

Penyakit Langka Menyerang...

Penyakit Langka Menyerang Saraf Motoris (Bulbar Palsy Progressive) – Bulbar Palsy...

0