Categories
Berita Terbaru Kesehatan

Sering Terjadi, Kesalahpahaman Masyarakat Tentang Asuransi Jiwa

Sering Terjadi, Kesalahpahaman Masyarakat Tentang Asuransi Jiwa – Bagi sebagian masyarakat memandang asuransi sebagai alat untuk menghemat pajak sehingga menjadikan mereka kurang memperhatikan tentang apakah cakupan manfaat yang dimilikinya sudah mencukupi atau belum.

Maka dari itu sahabat satuters perlu memiliki pengetahuan yang baik tentang suatu produk asuransi terutama asuransi jiwa sebelum memutuskan untuk membelinya.

Berikut ini ada beberapa kesalahpahaman serta anggapan yang salah yang biasanya sering terjadi pada asuransi jiwa, berikut ulasannya :

  1. 1. Hanya Kepala Keluarga Saja Yang Membutuhkan Asuransi

Banyak yang menganggap bahwa hanya yang mencari nafkah saja yang membutuhkan asuransi, padahal asuransi jiwa wajib dimiliki oleh setiap anggota keluarga juga. Karena profil pekerjaan mungkin mengubah kebutuhan asuransi tapi tidak mungkin bisa menghilangkannya.

  1. Asuransi Jiwa Bermanfaat Apabila Pemegang Polis Meninggal

Salah satu manfaat polis asuransi adalah dapat memberikan manfaat bagi sahabat satuters dan keluarga. Serta tujuan utama dari memiliki asuransi adalah untuk memberikan perlindungan bagi si pemegang polis atau pencari nafkah apabila suatu hari nanti meninggal dunia, walaupun hal ini bukanlah satu-satunya tujuan. Dan manfaat lainnya adalah untuk melindungi financial keluarga anda dari hal yang tidak diinginkan.

  1. Hanya Untuk Yang Sudah Menikah Saja

Belum menikah bukan berarti tidak memerlukan asuransi, anggapan tersebut adalah salah. Justru jika memiliki asuransi di usia yang masih muda adalah suatu tindakan yang sangat bagus. Karena mereka tidak ingin merepotkan anggota keluarga yang lainnya dengan keadaan yang sedang dialaminya di kemudian hari.

  1. Asuransi Jiwa Lebih Penting Daripada Asuransi Kesehatan

Kesehatan seseorang tidak dapat di prediksi, tidak selamanya dalam keadaan sehat saja dan biaya kesehatan juga kian waktu semakin bertambah yang akan membuat seseorang terbebani oleh biaya tersebut. Jadi memiliki asuransi kesehatan sama pentingnya dengan memiliki polis asuransi jiwa.

Asuransi kesehatan, cacat dan penyakit kritis memberikan perlindungan keuangan dan mengurangi kerugian finansial sahabat satuters jika suatu saat tidak dapat bekerja lagi karena sakit.

  1. Asuransi Sebagai Penghemat Pajak

Tujuan utama dari asuransi adalah untuk melindungi sahabat satuters serta keluarga untuk membangun perlindungan financial agar tidak terjadi apa-apa di kemudian hari. Penghematan pajak hanya berupa keuntungan tambahan dari polis asuransi.

Setelah sahabat satuters mengetahui tentang “Sering Terjadi, Kesalahpahaman Masyarakat Tentang Asuransi Jiwa, Apakah keluarga sahabat satuters saat ini sudah terlindungi dengan asuransi? Sudah cukupkah perlindungannya?

Untuk informasi seputar asuransi bisa di akses dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters.  HP/WA : 08121218811