Categories
Tips Asuransi

Skenario Orang Tua Di Masa Depan, Yuk Persiapkan Asuransi Pendidikan

Skenario Orang Tua Di Masa Depan, Yuk Persiapkan Asuransi Pendidikan – Semua orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak mereka, termasuk dalam hal pendidikan. Tetapi biaya pendidikan terus bertambah mahal setiap tahun. Ini menjadi kendala bagi orang tua supaya bisa mempersiapkan dana pendidikan sejak dini.

Peluang tersebut yang dimanfaatkan oleh perusahaan asuransi untuk bersaing menawarkan produk asuransi yang dapat memberikan jaminan pendidikan di masa depan. Asuransi pendidikan harus benar-benar dipahami sebelum menentukan pilihan produk asuransi untuk anak sahabat satuters.

Program persiapan dana pendidikan anak, atau yang sering disebut asuransi pendidikan, harus memuat sekurang-kurangnya tiga skenario pada orangtua:

  1. Orang tua sehat-selamat-sejahtera
  2. Orang tua tidak bisa bekerja karena cacat total/sakit kritis
  3. Orang tua meninggal dunia, dalam keadaan normal ataupun karena kecelakaan.

Skenario mana pun yang terjadi, dana pendidikan anak harus tetap tersedia.

Lalu bagaimanakah skenario yang terjadi pada anak? skenario yang terjadi pada anak, hanyalah satu saja, yaitu sehat-selama dan sejahtera.  Seorang anak tidak membutuhkan skenario ke dua apalagi ke tiga.  Namun apabila anak mengalami skenario kedua, mungkin ia akan sulit untuk belajar di sekolah yang normal. dan apabila anak mengalami skenario yang ke tiga, jelas ia tidak bisa melanjutkan sekolah lagi. jadi untuk apa disiapkan dana pendidikan?

Selama ini rata-rata program asuransi pendidikan sudah memuat tiga skenario ini, namun dengan sejumlah kekurangan, antara lain.

Dana tahapan pendidikannya kurang banyak, tidak cukup membayar biaya masuk sekolah. Mengapa? Karena uangnya cuma di tabungkan, tidak di investasikan. Kita tahu, biaya pendidikan selalu naik setiap tahun (faktor inflasi). Satu-satunya cara mengalahkan inflasi hanyalah investasi.

Jika orang tua meninggal, uang pertanggungannya kecil, tidak cukup membayar biaya total pendidikan anak sampai lulus kuliah. Uang pertanggungan jiwa orang tua seharusnya cukup besar, setidaknya memenuhi untuk membiayai total pendidikan anak sampai lulus kuliah. Makanya sebelum ikut asuransi pendidikan, hitung dahulu berapa kebutuhan total biaya pendidikan anak. Yang dihitung bukan biaya pendidikan saat ini, tapi biaya pada saat masuknya nanti. Dan untuk menghitung ini diperlukan asumsi kenaikan harga, misalnya 10 %.

Selain itu ada satu kesalahan besar yang kerap terjadi, yaitu asuransi pendidikan di atas namakan anak. Mengapa? Sebab anak tidak perlu skenario ketiga. Asuransi pendidikan hakikatnya adalah asuransi jiwa, sehingga skenario ketiga ini tidak mungkin dihapuskan. Yang butuh skenario ketiga hanyalah orang tua (ayah atau ibu).

Setelah sahabat satuters mengetahui tentang “ Skenario Orang Tua Di Masa Depan, Yuk Persiapkan Asuransi Pendidikan”, Apakah keluarga sahabat satuters saat ini sudah terlindungi dengan asuransi? Sudah cukupkah perlindungannya

Untuk informasi seputar asuransi bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters.  HP/WA : 081212188110