Categories
Asuransi Penyakit Kritis Berita Terbaru Info Asuransi Kesehatan

Waspada Virus Ebola, Penyakit Mematikan Di Seluruh Dunia

Waspada Virus Ebola, Penyakit Mematikan Di Seluruh Dunia – Ebola adalah penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus dan menyebar melalui kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh penderita seperti urine, tinja, air liur, serta air mani. Dalam hal ini, ‘kontak langsung’ berarti darah atau cairan tubuh lain (seperti air liur atau ingus) penderita yang langsung menyentuh hidung, mata, mulut, atau luka terbuka.

Kelompok orang yang berisiko tinggi tertular virus ini umumnya adalah keluarga yang tinggal serumah dengan penderita dan orang yang merawat penderita seperti petugas medis. Apabila ada anggota keluarga Anda yang diduga menderita Ebola, Anda sebaiknya tidak merawatnya sendiri di rumah dan segera membawanya ke rumah sakit.

Selama dirawat, kondisi penderita Ebola akan dipantau dengan seksama. Pemeriksaan kesehatan juga akan diadakan secara rutin karena mereka tetap berpotensi menularkan penyakit ini selama darah dan cairan tubuhnya masih mengandung virus.

Lingkungan sekitar yang terkontaminasi virus Ebola juga berisiko menularkan penyakit ini. Misalnya, pakaian, seprai, dan jarum suntik bekas penderita. Karena itu, keluarga serta petugas medis yang merawat penderita Ebola perlu meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalisasi perlindungan yang digunakan.

Virus Ebola dapat bertahan di luar tubuh selama beberapa hari, termasuk pada kulit penderita. Oleh sebab itu, tradisi pemakaman yang mengharuskan keluarga atau teman dekat untuk memandikan jenazah juga berpotensi menularkan virus Ebola. Keluarga dan petugas medis disarankan untuk menangani jenazah penderita Ebola dengan perlindungan maksimal. Proses pemakaman sebaiknya diserahkan kepada pihak yang terlatih dan berpengalaman dalam menangani kasus sejenis.

Berbeda dengan kasus flu atau cacar air yang menular lewat air liur yang ada di udara, cairan tubuh penderita Ebola membutuhkan kontak langsung untuk menular. Tetesan air liur atau ingus penderita Ebola yang tidak sengaja bersin atau batuk hanya dapat menularkan virus jika terkena hidung, mata, mulut, serta luka terbuka seseorang. Oleh karena itu, penularan Ebola melalui batuk atau bersin termasuk jarang terjadi.

Asuransi Penyakit Kritis Flexi CI – Dalam hal ini Allianz memiliki kriteria tersendiri dalam mengklaim penyakit kritis yaitu Demam Pendarahan Ebola.

Demam Pendarahan Ebola

“Infeksi virus ebola yang menyebabkan demam dan pendarahan internal atau eksternal.

Semua kriteria dibawah ini harus terpenuhi :

  1. Adanya virus Ebola yang dipastikan oleh tes laboratorium
  2. Adanya pendarahan mukosa atau gastrointestinal
  3. Diagnosis demam pendarahan Ebola harus ditegakkan oleh praktisi medis spesialis di bidang penyakit menular.”

Klik disini untuk melihat list Kondisi Penyakit Kritis Flexi CI (Rider) Plan Silver Allianz.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gejala penyakit kritis lainnya bisa sahabat satuters ikuti informasi dari Agen Allianz Jakarta atau dengan langsung menghubungi Agen Allianz di sekitar wilayah sahabat satuters. HP/WA : 081212188110.